KPK IKLAN

Johan: KPK Sudah Mulai Lakukan Penyelidikan Pengadaan Peralatan Proyek Hambalang

Johan Budi (antara/Yudhi Mahatma)
Johan Budi (foto: antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta, FK –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus mega korupsi proyek sarana olahraga Hambalang, Bogor. KPK segera melakukan penyelidikan baru terkait pengadaan peralatan dalam proyek tersebut.

“Saya infokan bahwa KPK juga sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap pengadaan peralatannya proyek Hambalang,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4).

Johan mengatakan sudah ada pihak-pihak yang dimintakan keterangan oleh penyidik. Sayangnya, siapa pihak-pihak tersebut, Johan enggan menjelaskan.

Proyek Hambalang dimulai pada tahun 2003. Pembangunan proyek itu bertujuan untuk menambah fasilitas latihan olahraga. Pada tahun 2004-2009, proyek tersebut dipindah ke Kemenpora dengan pengurusan sertifikat tanah Hambalang, studi geologi serta pembuatan masterplan.

Pada 2009, anggaran pembangunan diusulkan menjadi Rp 1,025 triliun, kemudian pada 2010 kembali diminta penambahan kebutuhan anggaran menjadi Rp 1,175 triliun melalui surat kontrak tahun jamak dari Kemenkeu.

Dari kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,175 triliun, hanya Rp 275 miliar yang mendapat pengesahan. Jumlah itu berasal dari APBN 2010 sebesar Rp 125 miliar dan tambahan Rp 150 miliar melalui APBN-P 2010. Anggaran tersebut bahkan bertambah menjadi Rp 2,5 triliun karena ada pengadaan barang dan jasa.

Disebut-sebut dua nama menteri yakni mantan Menpora Andi Mallarangeng dan Menkeu Agus Martowardojo yang paling bertanggung jawab akibat kebijakan tersebut. Diduga pemenang tender Adhi Karya-Wijaya Karya mengalir uang ke kongres pemenangan Anas Urbaningrum untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Andi dan Deddy Kusdinar dan petinggi Adhi Karya Teuku Bagus sudah ditetapkan sebagai tersangka.

 

mdk/kmp/dhn

You might also like