TIADA PIDANA TANPA KESALAHAN

17 Caleg Ganda di 12 Parpol

Hadar Nafis Gumay (republika.co.id)
Hadar Nafis Gumay (republika.co.id)

Jakarta, FK — Ini salah satu bukti administrasi parpol acak kadut. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan 17 nama bakal calon legislatif ganda pada tujuh dari 12 partai politik peserta pemilu yang selesai diverifikasi. Apa penyebabnya? Sekadar kesalahan administrasi atau akibat unsur lain, seperti permainan uang?

“Memang kami temukan ada jumlah calon yang sampai hari ini dia dicalonkan secara ganda, ada variasinya di parpol berbeda atau di dapil berbeda,” ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Senin.

Hadar mengatakan KPU akan menginformasikan hal tersebut kepada parpol secara tertulis pada 7 dan 8 Mei 2013 tanpa melakukan pencoretan terhadap nama-nama tersebut.

“Kalau soal pencoretan, dalam tahap sekarang itu bukan otoritas KPU. Kami akan kembalikan ke parpol, ini loh calon kalian yang terdaftar di parpol ganda,” ujar Hadar.

Kemudian, lanjut Hadar, parpol memiliki waktu selama 14 hari sejak 9 hingga 22 Mei 2013 untuk memperbaiki daftar bacalegnya, termasuk melengkapi berkas, mengganti bacaleg, mengganti nomor urut atau menambahkan bacaleg.

“Jadi keliru kalau berpandangan kami membatasi hak mereka (parpol). Tetapi nanti kalau sudah DCS, memang ruang mereka tidak ada lagi, kecuali beberapa kondisi tertentu,” kata Hadar.

Hadar mengemukakan, apabila setelah tahap perbaikan masih ditemukan bacaleg yang terdaftar ganda, maka KPU akan mencoret nama di kedua parpol atau kedua dapil yang mencantumkan nama bacaleg tersebut.

Berikut ini nama-nama caleg ganda yang masuk dalam DCS:

Caleg PBB
1. Nur Yuniati SE, MM terdaftar di dapil Aceh I dan dapil Jabar II.
2. Sri Sumiati terdaftar di dapil Jawa Timur VII dan dapil Jawa Tengah VIII.
3. Kasmawati Kasim, SE terdaftar di dapil Sulawesi Tenggara dan dapil Sulsel I.

Caleg PKPI
1. Antonius Joshepina Maria terdaftar di dapil Kalbar dan Sulsel III.

Caleg PKB
1. Nurhidayati terdaftar di dapil Sumsel I dan dapil Sumsel II.
2. Eka Susanti terdaftar di dapil Jateng VI, dapil Sumatera Utara III dan dapil Kalimantan Barat.
3. Hasniati SH terdaftar di dapil Riau II dan dapil Kalimantan Barat.
4. Luluk Hidayah terdaftar di dapil Kalimantan Timur dan dapil DKI Jakarta.
5. Euis Komala terdaftar di dapil Maluku dan dapil Jawa Barat III.
6. Rien Zumaroh terdaftar di dapil Jawa Tengah IV dan dapil Jawa Timur V.
7. Marda Hastuti terdaftar di dapil Bengkulu dan dapil Jawa Barat V.
8. Karina Astri Rahmawati terdaftar di dapil Jawa Barat IX dan dapil NTB.
9. Devinta Dariastuti terdaftar di dapil Jateng dan dapil Sumbar I.

Caleg ganda antar partai
1 Abdul Rahman Sappara terdaftar di Partai Nasdem dari dapil Sulsel I dan di Partai Hanura di dapil yang sama.
2 Nuriyati Samatan terdaftar di Partai Hanura dengan dapil Sulteng dan di partai Gerindra dengan dapil yang sama.
3. Tabrani Syabirin terdaftar di PDIP dengan dapil Jabar VII dan di Partai Gerindra dengan dapil Banten II.
4. Nurhayati terdaftar di PKB dengan dapil Lampung II, di Partai Nasdem dengan dapil Aceh I, dan di PPP dengan dapil Jawa Barat XI.
5. Lakchristina M Rantetana terdaftar di Partai Gerindra dapil Jabar VI dan di Partai Hanura dengan dapil Jabar VI.

Ant/dil/jpnn/jotz

You might also like