Membawa Sajam, Seorang Aremania Diamankan

Salah satu aksi Aremania dalam mendukung timnya.  (Foto: malangkota)
Salah satu aksi Aremania dalam mendukung timnya. (Foto: malangkota)

Surabaya, FK – Satu Aremania, pendukung Arema, ditangkap aparat Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, setelah ketahuan membawa senjata tajam saat mendukung kesebalasan kesayangannya bermain di Gresik.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anom Wibowo, barang bukti sudah disita dan pemiliknya sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Membawa senjata tajam merupakan salah satu tindakan melanggar hukum,” sambungnya, dikutip Antara.

Polisi yang menetapkan oknum pendukung kesebelasan Arema berinisial G sebagai tersangka itu langsung melakukan pemeriksaan secara intensif. Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memeriksa tiga oknum Aremania lainnya dengan status saksi. “Sebelum mendapatkan senjata tajam itu, kami memang melakukan razia di sekitar Tol Dupak terhadap ratusan Aremania yang di dalam tol, karena ditunggu oleh suporter sepakbola Surabaya di sepanjang tol menuju Waru,” ujarnya.

Saat itu, polisi lantas mengumpulkan dan memberi arahan kepada para suporter. Setelah dipastikan tidak ada lagi senjata tajam atau benda mencurigakan dari kelompok suporter, mereka akhirnya dipulangkan ke Malang melewati Gresik. “Namun, oknum suporter yang membawa senjata tajam serta rekannya yang tidak diperbolehkan pulang, karena harus menjalani pemeriksaan,” tambah Anom Wibowo.

Anom Wibowo sendiri turun langsung ke lapangan melakukan pengamanan dengan mengenakan kaos berwarna hijau bertuliskan Bonek. “Saya sengaja mengenakan atribut Bonek, karena ingin menunjukkan perdamaian antarsuporter. Semua suporter sepak bola Indonesia seharusnya satu hati dan tidak perlu ada aksi kekerasan,” pungkasnya. -ant/blc-

Comments are closed.