Presiden Minta Keamanan di 2013 Diperbaiki

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kanan) memimpin rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum dan keamanan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/1). (foto: antara)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kanan) memimpin rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum dan keamanan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/1). (foto: antara)

Bogor, FK –  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kondisi sosial dan keamanan nasional pada 2013 harus lebih baik dibandingkan dengan 2012. Sehingga hal-hal yang dianggap kurang harus segera dibenahi.

“Kita sudah mengikuti pandangan dari masyarakat luas bahwa pada 2012 lalu keadaan sosial dan keamanan kita tidak menggembirakan, lebih luas masyarakat juga menyoroti dan tidak puas penanganan masalah hukum dan keamanan,” kata Presiden saat membuka rapat terbatas bidang Polhukam di Istana Bogor, Senin (7/1).

SBY mengatakan, pemerintah harus segera merespons apa yang dianggap kurang oleh masyarakat tersebut melalui evaluasi dan penyiapan kerja lebih baik pada 2013.

“Apa yang berkali-kali saya sampaikan masih ada kesan masyarakat (bahwa) negara melakukan pembiaran, ada penilaian dari masyarakat ada keterlambatan dan tidak tuntas untuk mengatasi gangguan keamanan,” ujarnya.

Presiden menegaskan pentingnya jajaran pemerintah melakukan berbagai upaya yang lebih efektif agar kondisi sosial, hukum, dan keamanan menjadi lebih baik.

“Oleh karena itu saya ingin, tahun 2013 ini, lembaga terkait, utamanya jajaran pemerintah harus lakukan upaya yang jauh lebih efektif dan sungguh-sungguh agar tahun ini keadaan dalam negeri kita utamanya sosial, hukum, dan keamanan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Selain dihadiri oleh Wapres Boediono, rapat di ruang utama Istana Bogor tersebut dihadiri oleh para menteri koordinator, menteri terkait bidang politik, hukum, dan keamanan, serta Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Kepala BIN Marciano Noorman.

ant/dhn

Comments are closed.