Pelat Nomor Aneh Tucuxi Dahlan Iskan, DI 19

Foto sekuel milik pihak kepolisian ketika Menteri BUMN Dahlan Iskan mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil listrik "Tucuxi" miliknya di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu (5/1).
Foto sekuel milik pihak kepolisian ketika Menteri BUMN Dahlan Iskan mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil listrik “Tucuxi” miliknya di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu (5/1).

Jakarta, FK –  Mobil Tucuxi milik Menteri BUMN Dahlan Iskan masih menjadi polemik setelah rusak parah, usai menabrak pembatas jurang di daerah Sarangan, Magetan. Apalagi, pelat nomor mobil listrik jenis Ferrari itu aneh, DI 19.

Diketahui, pelat nomor dengan kode wilayah DI tidak ada dalam Peraturan Kapolri Nomor Polisi 5 Tahun 2012.

“Hingga saat ini, kami belum mendapatkan surat pengajuan uji coba kendaraan atau Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK) dari pihak Dahlan Iskan terkait pelat nomor DI 19,” ujar sumber merdeka.com di Korlantas Polri, Senin (7/1).

Prosedurnya, Dahlan harus membuat surat uji tipe yang dikeluarkan kementerian perhubungan kemudian berkas itu dilampirkan untuk mengajukan surat uji coba kendaraan di Korlantas Polri.

“STCK itu dikeluarkan untuk kendaraan sebelum dijual atau sedang uji coba, masa berlakunya selama 14 hari,” kata dia.

Pada kesempatan berbeda, Wadirlantas AKBP Wahyono menegaskan Polda Metro Jaya hanya mengeluarkan pelat dengan kode wilayah B. “Polda Metro Jaya hanya mengeluarkan pelat yang depannya B. Kode wilayah Polda Metro Jaya adalah B,” kata Wahyono kepada merdeka.com, Senin (7/1).

Dalam Peraturan Kapolri Nomor Polisi 5 Tahun 2012, yang terdaftar di polisi untuk kode wilayah, D = Kabupaten/Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat. DK = Bali, DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah), DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao).

DB = Sulawesi Utara Daratan, DL = Sulawesi Utara Kepulauan, DM = Gorontalo, DN = Sulawesi Tengah, DT = Sulawesi Tenggara, DC = Sulawesi Barat, DE = Maluku dan DS = Papua dan Papua Barat. Tidak ada wilayah yang mengeluarkan pelat nomor DI.

Jadi darimana Dahlan Iskan dapat pelat nomor DI?

mdk

Comments are closed.