KontraS: Polisi Culik Tukang Parkir di Jakarta Barat

Koordinator KontraS Haris Azhar. (foto: salam)
Koordinator KontraS Haris Azhar. (foto: salam)

Jakarta, FK – KontraS menerima pengaduan terkait penangkapan seorang tukang parkir bernama Wildan (20) yang ditangkap di daerah Sawah Besar, Jakarta Barat. Penangkapan ini merupakan hasil penelusuran keluarga yang merasakan kejanggalan hilangnya Wildan.

Wildan menghilang sejak 18 Desember 2012 silam hingga akhirnya keluarga mengetahui anaknya itu di tahan di Polsek Tanah Abang. Wildan dituduh menjadi kurir Sabu yang telah lama diincar oleh pihak kepolisian sektor Tanah Abang. Wildan ditangkap tanpa bukti, saksi, dan juga tidak boleh mendapatkan bantuan hukum.

“KontraS menemukan fakta bahwa telah terjadi pengingkaran keberadaan Wildan oleh sejumlah kantor polisi kepada keluarga Wildan dari 18 Desember hingga 27 Desember,” kata Ketua KontraS Harris Azar saat jumpa pers di kantornya, Kamis (3/1).

Menurutnya, dalam hal tersebut pihak kepolisian telah melakukan kejahatan penghilangan orang secara paksa sebagaimana yang diatur dalam UU No 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia pasal 33 ayat 2.

“Tidak seharusnya pihak kepolisian menutup-nutupi keberadaan Wildan sementara keluarga mencarinya tapi polisi tidak memberikan informasi,” ujarnya.

Sementara itu ayah Wildan yang bernama Ramadhian mengatakan Kapolsek Tanah Abang telah melanggar hukum karena menangkap anaknya dengan sewenang-wenang. “Polsek Tanah Abang sewenang-wenang, ini semua di luar prosedur,” imbuhnya.

Ramadhian menjelaskan setelah mengetahui Wildan dibawa oleh 4 orang memakai mobil Kijang kotak dari beberapa saksi, dirinya langsung melakukan penelusuran. Tanggal 18 Desember 2012 dia langsung mendatangi Polsek Gambir namun tidak menemukan hasil.

“Besoknya saya datangi pos polisi Apollo Pasar Baru tapi tidak ada apa-apa katanya tidak ada penangkapan atas nama Wildan,” ujarnya.

Di hari-hari berikutnya, Ramadhian menelusuri ke Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Barat, Polsek Tambora, Polda Metro, dan juga BNN.

“Baru tanggal 27 Desember ada pemberitahuan bahwa Wildan ditahan di Polsek Metro Tanah Abang,” pungkasnya.

mdk

Comments are closed.