Gerindra Puji Kinerja 100 Hari Jokowi dan Ahok

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (gerindra), Prabowo Subianto memberikan pidato dihadapan kader partai saat syukuran di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (17/1). Gerindra mengadakan acara syukuran atas lolos dan menjadi salah satu partai peserta Pemilu 2014. Partai yang dikomandoi oleh Prabowo Subianto itu pun mendapat nomor urut enam dalam Pemilu 2014 mendatang. Foto: FK/Arief Manurung
Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (gerindra), Prabowo Subianto memberikan pidato dihadapan kader partai saat syukuran di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).  Foto: FK/Arief Manurung

Jakarta, FK –  Hari ini tepat 100 hari kepemimpinan Jokowi-Basuki di Jakarta. 100 hari bukan waktu yang cukup untuk menilai keberhasilan seorang pemimpin. Namun dalam 100 hari bisa dilihat kualitas komitmennya sebagai pemimpin.

“Sebagai Partai yang ikut mengusung Jokowi-Basuki, kami menilai kinerja mereka baik sekali. Sejak 15 Oktober dilantik, Jokowi-Basuki sudah menunjukkan kinerja cepat, tanggap dan tahu prioritas,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Selasa (22/1).

Menurut Fadli beberapa kebijakan strategis, baik makro maupun mikro telah diputuskan. Pada Oktober, Kartu Jakarta Sehat dan Jakarta Pintar sudah didistribusikan.

“Kita juga lihat kebijakan Jokowi-Basuki menaikkan Upah Buruh menjadi Rp 2,2 juta,” katanya.

Terkait banjir, Jokowi-Basuki sudah mulai mengantisipasi sejak November 2012. Ada pengerukan sungai, dan normalisasi kali. Juga menjajaki Deep Tunnel terowongan multifungsi.

“Dalam soal transportasi publik, akan ada penambahan 1000 armada Transjakarta, meneruskan konsesi pembuatan monorail, dan menyetujui pembangunan MRT. Jokowi-Basuki juga memproses pembangunan jalan tol yang sudah ditetapkan pada era Fauzi Bowo,” lanjutnya.

Kebijakan taktis lain seperti pembenahan internal birokrasi dan turun langsung ke masyarakat, merupakan upaya strategis Jokowi-Basuki. Hal itu dibutuhkan agar bisa merasakan langsung denyut masalah warga Jakarta.

Semua kebijakan itu tentu sangat sulit lahir dalam tempo 100 hari tanpa komitmen kuat. Butuh keberanian untuk eksekusinya.

Terkait banjir baru-baru ini, Gerindra menilai tak bisa serta merta menyalahkan Jokowi-Basuki. Banjir ini adalah bencana.

“Jadi, secara keseluruhan, kinerja Jokowi-Basuki masih bagus. Tentu semua masalah tak bisa diselesaikan instan. Butuh proses, dan dari proses ini kita lihat Jokowi-Basuki masih di rel yang benar,” tutup Fadli.

mdk

Comments are closed.