Daud Yordan: Anak Saya Wajib Jadi Petinju

Daud Yordan. (Foto: Fightnews)
Daud Yordan. (Foto: Fightnews)

Semarang, FK – Setiap orang tua tentunya memiliki harapan yang tinggi pada buah hatinya, tak terkecuali atlet tinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan. Juara dunia kelas bulu IBO itu mempunyai keinginan anaknya, Miquel Angel Yordan Jr, yang lahir pada 24 Desember 2012, suatu saat nanti juga bisa menjadi petinju seperti dirinya. “Anak saya wajib menjadi petinju seperti bapaknya,” tegasnya, seperti dikutip situs Antara, Rabu (2/1).

Pemilik rekor bertarung 30 kali menang (23KO), dan dua kali, itu, mengungkapkan, kadang-kadang ketika seorang ayah memberikan kebebasan untuk memilih masa depan bagi anaknya sering kurang tepat. “Sehingga saya tetap akan mengarahkan anaknya menjadi petinju kelak jika sudah dewasa,” ternag petinju Sasana Kayong Utara tersebut.

Daud Yordan menjadi seorang ayah setelah istrinya, Mega Angela, melahirkan anak pertama di Rumah Sakit Fatima Ketapang, Kalimantan Barat, Senin (24/12) malam pukul 18.08. Ia mengatakan, istrinya melahirkan anak laki-laki dengan berat badan 3,5 kilogram dan panjang 50 sentimeter dengan diberi nama Miquel Angel Yordan Jr.

Ketika ditanya nama Miquel Angel Yordan Jr, dia mengatakan, dirinya memang mengidolakan petinju Puerto Rico, Miquel Cotto yang memiliki rekor bertarung 37 kali menang (30KO) itu. “Terus terang saya memang mengidolakan dia sampai kapanpun karena faktor prestasi dan juga kehidupan pribadinya sehingga nama anak pertama saya diberi nama Miquel,” katanya.

Ia menjelaskan, Miquel Cotto sebagai seorang petinju memiliki gaya bertinju yang lengkap dan dari sisi kehidupan pribadinya memang layak dijadikan contoh. “Saya selalu melihat rekAman pertarungan dia (Miquel Cotto) setiap kali yang bersangkutan naik ring,” katanya.

“Saya memang belum pernah bertemu secara pribadi dengan yang bersangkutan tetapi saya pernah satu hotel dengan dia saat dirinya akan bertarung melawan petinju Panama, Calestino Caballero di Amerika Serikat, beberapa waktu lalu,” katanya.

“Saya tahu kehidupan pribadi dia dari membaca riwayat hidupnya. Memang banyak yang bisa kita ambil contoh dari dia dalam mengarungi kehidupan sebagai seorang petinju,” pungkasnya.

Comments are closed.