PELECEHAN SEKS ANAK

APBD Belum Disahkan, Swasta Bantu Jokowi Danai Logistik

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) duduk bersama  pimpinan DPR, antara laim Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso di Ruang Kerja DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (21/1). (foto: antara)
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) duduk bersama pimpinan DPR, antara laim Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso di Ruang Kerja DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (21/1). (foto: antara)

Jakarta, FK –  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, pihaknya mengandalkan bantuan dari pihak swasta untuk menanggulangi permasalahan korban banjir. Hal tersebut ia lakukan karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2013 yang belum disahkan hingga Jumat (25/1/2013).

“Ya, bantuannya dari Coorporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta,” kata Jokowi, di Balaikota Jakarta. Oleh karena itu, ia membantah anggapan yang selama ini menyebutkan kalau bantuan itu berasal dari kantong pribadinya.

Beberapa hari belakangan, Jokowi tak pernah berhenti kegiatan blusukannya ke lokasi banjir. Di sana, ia tak hanya meninjau keadaan pengungsi, tapi juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada korban banjir.

“Sementara ini ya memang dari bantuan-bantuan. Tapi ini kan kita bisa mengeluarkan tanggap darurat tapi belum bisa kita actionkan,” kata Jokowi.

Jokowi pun baru saja menerima bantuan dari Mayapada Group untuk bantuan kepada korban banjir. Ia meminta kepada Mayapada Group untuk memberikan bantuan berupa barang, bukan uang, agar dapat langsung didistribusikan kepada masyarakat.

Pendiri Mayapada Group, Dato Sri Tahir, mengatakan telah menyumbangkan seragam, air bersih, buku, dan sebagainya dengan jumlah total senilai Rp 7 miliar. Sementara itu, bantuan dari Rumah Sakit Mayapada juga akan memberikan pengobatan dan tenaga medis bagi para korban dan pengungsi banjir.

“Kami sudah mendata titik-titik mana saja yang perlu dibantu. Kita akan kerjakan sampai beberapa bulan ke depan. Kita berikan pengobatan untuk warga-warga yang sakit dan menderita. Ini kesempatan paling baik,” kata Tahir.

Untuk diketahui, sebelumnya, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, sejumlah perusahaan nasional menggalang bantuan untuk korban banjir. Adapun perusahaan swasta yang memberikan bantuan adalah Lippo Group, Mayapada dan Maspion.

“Hal ini merupakan bentuk dari kesetiakawanan sosial dari setiap perusahaan dalam membantu para korban yang terkena musibah,” kata Agung beberapa waktu lalu.

Dalam beberapa hari ke depan, kata dia, Pemerintah juga masih akan terus menyalurkan bantuan untuk para korban ke sejumlah posko-posko dan tempat pengungsian. “Sampai saat ini penyaluran bantuan untuk para korban di sejumlah posko dan tempat pengungsian masih kami lanjutkan dan dikoordinasikan oleh pihak Pemda DKI,” ujar Agung.

kmp

You might also like

Comments are closed.