Ahok Tidak Tahu Pemprov Punya Dana Cadangan Rp 800 M

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (sumber foto: liputan6)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. 

Jakarta, FK –  Dana cadangan sekitar Rp 800 Miliar yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak tahun 1998 belum diketahui oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, dana yang diperuntukkan untuk penanggulangan bencana tersebut hingga kini belum terpakai atau masih mengendap.

“Dana cadangan apa itu, saya enggak tahu,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (7/1).

Ahok akan langsung melakukan konfirmasi ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Karena, mantan Bupati Belitung Timur ini tidak mengetahui dana tersebut disimpan di bank mana.

“Saya enggak tahu, aku belum cek di BPKD,” katanya.

Ahok mengatakan, dana cadangan memang dipersiapkan untuk penanggulan bencana. Tetapi, jika tidak terjadi bencana maka tidak akan digunakan.

“Oh, itu dana cadangan untuk bencana dan sebagainya disiapkan, kalau enggak ada bencana ya enggak dipakai. Kan untuk jaga-jaga saja. Kayak tsunami juga ada bantuan untuk provinsi lain dan sebagainya,” tuturnya.

Sementara itu, mengenai saran DPRD agar dana tersebut digunakan untuk perbaikan bangunan seperti kantor kecamatan, kelurahan maupun puskesmas, Ahok mengatakan, persoalan bangunan yang belum baik sudah ada dananya sendiri.

“Kalau ada persoalan bangunan yang belum baik, kan kita sudah ada penghematan-penghematan. Kita mau tambahin pajak segala macam. Seharusnya bangunan-bangunan di DKI, kita bisa lakukan pemotongan-pemotongan karena kan memang harganya lebih mahal kan,” terangnya.

Dia pun menyarankan jika DPRD mengetahui hal ini, sebaiknya legislatif dapat melakukan pemotongan anggaran. “Saya kira DPRD kalau tahu bisa potong kan,” tandasnya

mdk

You might also like

Comments are closed.