KPK IKLAN

Temui Perangkat Desa, Marzuki disambut Sorak

Ketua DPR, Marzuki Ali didampingi Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan (kiri) temui Perangkat Desa.
Ketua DPR, Marzuki Ali didampingi Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan (kiri) temui Perangkat Desa.

Jakarta, FK –  Ketua DPR Marzuki Alie akhirnya menemui para pengunjuk rasa dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia dan Aliansi Desa Indonesia. Kedatangan Marzuki awalnya disambut tepukan meriah.

Marzuki sempat naik ke atas mobil pick-up yang menampung perangkat sound system untuk melakukan orasi.

“Saya ucapkan terima kasih pada perangkat desa dan PPDI yang setiap waktu mengawal rancangan UU Perangkat Desa,” kata Marzuki di hadapan sekitar 5.000 demonstran yang segera memberi tepuk tangan riuh padanya, Jumat (14/12/2012).

Marzuki juga menyampaikan apresiasinya terhadap pesan-pesan yang tiap hari ia terima dari perangkat desa. Namun demikian, aplaus yang diberikan segera berubah menjadi cemoohan ketika Marzuki melanjutkan orasinya.

“Sesuai rencana, kami segera berkomitmen untuk menyelesaikan rancangan Undang-undang dengan sesingkat-singkatnya,” kata Marzuki yang segera disambut koor “Huuuuu!” dari peserta demo.

Cemoohan untuk Marzuki bahkan makin riuh ketika ia mengungkapkan rencana pengesahan RUU No 32/2004 tentang Perangkat Desa. “Semoga tahun 2013 sudah bisa disahkan,” kata Marzuki.

Beberapa demonstran yang kesal segera melontarkan protesnya. “Kami sudah sering dibohongi Pak, bohongi saja terus!” teriak seorang demonstran.

Para demonstran lain pun tak kalah gencar meneriakkan serangkaian tuntutan, bahkan beberapa dari mereka meneriakkan “Marzuki Alie turun!” Melihat gelombang protes tersebut, Marzuki pun mencoba menenangkan massa.

“Undang-undang ini bertujuan untuk menyejahterakan rakyat desa, bukan cuma dari PPDI atau Parade Nusantara saja,” kata Marzuki.

Ia melanjutkan bahwa ia sudah mengumumkan kepada perwakilan demonstran yang menemui dirinya. Marzuki pun menekankan bahwa ia akan memperjuangkan para perangkat desa dan menyelesaikannya.

“Saya akan ajak semua fraksi dalam rapat berikutnya untuk memikirkan hal ini,” kata Marzuki.

Ia lalu turun dari forum dengan mendapat pengawalan ketat dan kembali ke dalam gedung DPR/MPR, namun tak bersedia memberikan tanggapannya akan demo hari ini.

Demo yang diadakan oleh PPDI dan perangkat desa ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB dan menimbulkan kemacetan di ruas jalan sekitar gedung DPR/MPR.

You might also like