“Sebetulnya Saya Bukan Pembuat Berita, Yang Bikin Berita kan Media”

Gubernur DKI Jakarta Jokowi (2 kanan) melakukan inspeksi mendadak (sidak) drainase di Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (26/12). (foto: antara)
Gubernur DKI Jakarta Jokowi (2 kanan) melakukan inspeksi mendadak (sidak) drainase di Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (26/12). (foto: antara)

Jakarta, FK –  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menerima penghargaan sebagai tokoh News Maker 2012 dari Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya (PWI Jaya). Jokowi dianggap sebagai sosok pusat perhatian pemberitaan media sepanjang tahun ini. 
Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan mengatakan, Jokowi menjadi pusat pemberitaan media sejak diluncurkannya mobil Esemka dan terus menerus menjadi pemberitaan.

“Sejak menjabat jadi Gubernur, Jokowi juga terus menerus menjadi pemberitaan. Bahkan saat turun ke gorong-gorong juga menjadi pemberitaan,” kata Kamsul di Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Menanggapi penghargaan tersebut, Jokowi mengelak kalau dirinya adalah pembuat berita. Menurutnya, yang membuat berita dan membuat image seorang Jokowi adalah media.

“Sebetulnya saya ini bukan pembuat berita, yang bikin berita kan media,” kata Jokowi.

Bahkan Jokowi menceritakan media yang meliputnya seringkali menanyakan hal-hal yang di luar dugaannya.

“Saya beli sepatu baru diberitain, saya habis cukur saja diberitain. Kayak kemarin saya masuk gorong-gorong saja diberitain. Jadi yang membuat berita itu wartawan sendiri, yang membuat berita adalah jurnalis atau wartawan,” kata Jokowi sambil tertawa.

Selain Jokowi, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli juga menerima penghargaan Siap Menang Siap Kalah dari PWI Jaya. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Nachrowi.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Nara itu memohon maaf karena Foke berhalangan hadir karena sedang berada di Amerika untuk menengok cucunya.

Penghargaan yang diberikan kepada Foke-Nara juga pernah diberikan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2007, Adang Daradjatun dan Dani Anwar. Pada saat tidak unggul, mereka menunjukkan sikap kenegarawanan mereka dengan mengucapkan selamat kepada Foke-Prijanto.

kmp