Polisi Tangkap Terduga Penembak Brimob

Dua anggota Brimob Polda Sulteng menjaga lokasi penembakan patroli Brimob, di Desa Kalora, Poso Pesisir Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Jum'at (21/12). (foto:antara)
Dua anggota Brimob Polda Sulteng menjaga lokasi penembakan patroli Brimob, di Desa Kalora, Poso Pesisir Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Jum’at (21/12). (foto:antara)

Poso, FK –  Polisi meringkus seorang pria berinisial M yang diduga terlibat dalam insiden penembakan anggota Brimob oleh kelompok sipil bersenjata di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, pada Kamis (20/12/2012) pagi.

“M ditangkap di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, tadi malam (Jumat (21/12) malam,” kata Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Dewa Parsana yang dihubungi di Poso, Sabtu (22/12/2012).

Kapolda belum merinci peran M dalam insiden yang menewaskan tiga anggota Brimob dan melukai tiga lainnya itu, namun mengatakan bahwa dalam pemeriksaan sementara, M banyak mengetahui mengenai serangan tersebut.

M adalah seorang warga yang memiliki KTP dengan alamat Desa Tambarana, Kabupaten Poso, tidak jauh dari lokasi penembakan personel Brimob yang sedang berpatroli tersebut.

Kapolda Dewa Parsana berharap kasus penembakan anggota Brimob itu bisa diungkap dalam waktu secepatnya.

“Kasus penembakan ini adalah kasus kekerasan yang bersifat khusus, karena itu penanganannya harus bersifat komprehensif, tidak cukup hanya penegakkan hukum dan tindakan represif lainnya,” ujarnya.

Menurut Kapolda, pelaku bertindak membabi-buta karena dikendalikan oleh paham dan doktrin yang mereka anut.

“Karena itu saya mengetuk hati semua masyarakat untuk menghadapi mereka secara bersama-sama agar paham mereka ini tidak merasuk warga sampai ke desa-desa,” ujarnya.

ant/dhn

You might also like