Menerjang Banjir Selutut, Jokowi Beri Bantuan Rp 30 Juta & Beras 2 Ton Warga Bukit Duri

Seorang warga menyelamatkan barang saat terjadi banjir yang merendam Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (24/12). (foto:antara)
Seorang warga menyelamatkan barang saat terjadi banjir yang merendam Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (24/12). (foto:antara)

Jakarta, FK. Siang ini, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meninjau beberapa lokasi banjir di Ibu Kota. Setelah sebelumnya meninjau lokasi banjir di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Jokowi melanjutkan meninjau ke wilayah Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Pukul 12.10 WIB, Jokowi tiba di lokasi banjir. Begitu tiba di lokasi, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam ini langsung disambut oleh warga. Saat memasuki wilayah yang direndam air setinggi paha, para warga meminta Jokowi untuk turun meninjau langsung lokasi.

“Ayo pak, turun Pak Jokowi, ke sini,” ujar seorang warga RW 10, Bukit Duri.

Tanpa ragu, Jokowi membuka sepatunya memberikannya ke ajudan, selanjutnya dia menggulung celana hitam hingga sebatas dengkul. Tanpa alas kaki, Jokowi lalu langsung menuju ke lokasi tergenang air cukup tinggi. Warga pun lalu menyambut Jokowi dengan gembira sembari mengikuti Jokowi menyusuri gang-gang kecil yang tergenang air.

“Hebat Pak Jokowi, nerobos banjir,” ujar seorang warga sambil tersenyum.

Usai meninjau lokasi banjir di Kelurahan Bukit Duri, Jokowi secara simbolis memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir. Bantuan yang diberikan oleh Jokowi adalah uang tunai Rp 30 juta dan beras sebanyak dua ton.

Pukul 12.50, bantuan diserahkan secara simbolis di Posyandu Lansia Kenanga RW 10, Kelurahan Bukit Duri dan diterima oleh Ketua RW 10, Cecep. Bantuan ini pun disambut meriah oleh ratusan warga yang menyaksikan pemberian bantuan tersebut.

“Horee… Horee… Hidup Jokowi,” teriak para warga Bukit Duri sambil bertepuk tangan.

Selain kepada warga RW 10, Jokowi juga memberikan bantuan kepada beberapa warga di RW lain. Total jumlah warga yang mendapat bantuan dari Jokowi adalah 1.800 KK atau kurang lebih 4000 jiwa.

“Beras 2 ton terdiri dari 40 karung dan uang Rp 10 juta untuk RW 10, sebagai salah satu wilayah yang paling parah. Di RW 11 dan RW 12 juga dapat Rp 10 juta,” ujar seorang pegawai pemprov DKI, Franky.