Basuki: Saya Merokok Sejak SD

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (sumber foto: liputan6)

Jakarta, FK –  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku mulai merokok sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Hal itu ia ungkapkan saat rapat bersama Koalisi Masyarakat Anti Asap Rokok di Balaikota Jakarta.

Para peserta rapat yang terdiri dari sejumlah LSM seketika terdiam dengan pengakuan mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Pasalnya, beberapa waktu sebelumnya Basuki baru saja mengeluarkan ancaman tegas untuk para perokok di Jakarta.

Meski tak menyebutkan detil seberapa lama dirinya mengonsumsi rokok, namun Basuki mengaku telah berhenti merokok di usia kuliah dan saat mulai bekerja. Lepasnya kebiasaan merokok juga sangat kebetulan, karena ia mengalami sebuah insiden yang terbilang dapat membahayakan diri dan lingkungannya.

“Saya berhenti karena ranjang saya terbakar. Sejak itu enggak merokok lagi. Ranjangnya besi, kasurnya kapuk. Padahal sudah saya siram, kirain sudah selesai, tapi ternyata masih terbakar,” kata Basuki, Selasa (11/12).

Dalam kesempatan ini, Basuki juga mengaku terganggu dengan aktivitas para perokok. Karena dari pengalamannya, selama menjadi anggota Komisi II di parlemen, tak jarang sejumlah anggota dewan mengisap rokok di dalam kegiatan rapat.

Menurut Basuki, para penikmat rokok seharunya cukup meracuni dirinya sendiri. Tak perlu menyulut rokok di area umum karena sangat mengganggu orang-orang yang tak merokok.

“Bapak saya perokok berat, tapi sanksinya dia tanggung sendiri, di luar rumah sambil digigitin nyamuk,” ujar Basuki disambut gelak tawa hadirin di ruang rapat.

kmp