Banjir Bukan Hanya Tanggung Jawab Gubernur Jakarta

Seorang petugas dari Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta membersihkan sampah menggunakan alat berat di Pintu Air Manggarai, Jakarta.Minggu (23/12). (foto:antara)
Seorang petugas dari Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta membersihkan sampah menggunakan alat berat di Pintu Air Manggarai, Jakarta.Minggu (23/12). (foto:antara)

Jakarta, FK –  Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo menyoroti pola hidup sebagian masyarakat Ibu Kota yang tidak ramah lingkungan dan menjaga alam. Menurutnya, pola hidup ini memberikan kontribusi bagi terhadap banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Ibu Kota. Oleh karena itu, kata Suharyo, penanggulangan banjir bukan hanya tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

“Di Jakarta itu berratus ton sampah dibuang ke kali. Karena itu, banjir tidak bisa ditanggungkan pada Gubernur sebab masyarakat juga masih membuang sampah sembarangan,” kata Suharyo, di Katedral, Jakarta, Selasa (25/12/2012).

Ia menekankan, masyarakat perlu mengubah pola hidup untuk mencegah kerusakan alam yang lebih parah. Paradigma masyakarat terhadap alam juga harus diubah. “Masyarakat sudah waktunya setia kawan dengan alam. Mengubah paradigma masyarakat Jakarta itu adalah sampah ditempatkan di tempatnya, jangan dibuang seenaknya saja,” ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir, hujan deras yang melanda Jakarta dan banjir kiriman dari Bogor telah merendam sejumlah wilayah Ibu Kota, bahkan jalan-jalan protokol. Warga pun terpaksa mengungsi karena banjir mencapai ketinggian antara 1 hingga 3 meter.

kmp

You might also like