Austin Trout Masih Terlalu Tangguh Bagi Cotto

Austin Trout v Miguel Cotto
Austin Trout (kanan) ketika menghadapi Miguel Cotto. (zenfs)

New York, FK – Austin Trout mempertahankan gelar dunia tinju kelas menengah versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA), Minggu (2/12), dengan tetap tidak terkalahkan saat menaklukkan Miguel Cotto melalui kemenangan angka.

Pada pertarungan yang berlangsung ketat itu, Trout memberikan kekalahan perdana bagi Cotto di Madison Square Garden, gedung penting di New York di mana Cotto sebelumnya meraih tujuh kemenangan di sini.

Juri Steve Weisfeld dan John Poturaj memberi kemenangan angka 117-111 bagi Trout, sedangkan Adelaide Byrd memberi kemenangan 119-109 untuk Trout, yang kini memiliki catatan menang-kalah 26-0 dengan 14 KO.

“Saya tahu beberapa ronde berlangsung ketat,” kata Trout. “Saya merasa seperti diriku berupaya keras di ronde-ronde, namun Anda tidak pernah tahu saat berada dalam ronde yang ketat.” Cotto, juara dunia tiga divisi, kini memiliki catatan 37-4 dengan 30 kemenangan KO.

Trout membingungkan Cotto dengan pukulan tangan kirinya di ronde pertama. Saat pertandingan berlangsung semakin sengit di ronde keempat, hal itu cocok dengan gaya bertinju Cotto.

Di paruh kedua pertandingan, pertarungan berlangsung semakin sengit. Trout sangat impresif di ronde kesepuluh, dan kembali mengulangi penampilan baiknya di ronde ke-11, ketika ia terus mengincar wajah Cotto, dan pada rodne terakhir kedua petinju saling bertukar pukulan.

Cotto merupakan favorit bagi mayoritas lebih dari 13.000 penonton yang menyaksikan pertandingan ini secara langsung, namun ia terlihat lesu saat bel terakhir berbunyi.

Wajahnya babak belur, Cotto berlutut di sudut ring ketika sudut Trout mengangkat petinju mereka tinggi-tinggi ketika kedua petinju sedang menunggu keputusan wasit dan juri.

“Saya telah menunggu momen ini sepanjang karirku,” kata Trout, yang meski memiliki status tidak terkalahkan namun belum mengukuhkan posisinya jajaran elit divisinya.

“Anda tidak gugup ketika anda bertarung dengan orang seperti dia, namun itu memotivasi anda.” “Saya harus memperlihatkan pada dia bahwa saya adalah pria yang lebih besar dan beberapa kali mendorongnya. Saya tetap mendesak dia untuk memperlihatkan padanya bahwa ia tidak memiliki keuntungan.” Ini merupakan kekalahan kedua kalinya berturut-turut bagi Cotto, yang kalah angka saat bertarung dengan Floyd Mayweather pada Mei.

Cotto menegaskan bahwa pertarungan ini, meski dia menelan kekalahan, telah “memperbarui” dirinya.

Namun dengan kekalahannya ini, rencana Cotto untuk menantang juara versi World Boxing Council Saul “Canelo” Alvarez menjadi terganggu.

Alvarez berada di tepi ring, dan Trout menegaskan bahwa dirinya ingin menghadapi bintang Meksiko itu.

“Hey, Canelo, saya menginginkanmu Canelo,” kata Trout. “Inilah saatnya untuk menyatukan (gelar) divisi ini. Saya perlu mencabut (sabuk itu) dari pinggangnya.”