Siswa SMA Terduga Dianiaya Polisi Telah Dimakamkan

Rezza Eka Wardhana saat koma di Rumah Sakit, (sumber foto: kaskus)

GunungKidul, FK – Rezza Eka Wardhana (16), siswa SMA Wonosari yang tewas karena diduga dianiaya polisi telah ramai didatangi pelayat. Rezza, warga Jeruk Sari RT 11/RW 24 Wonosari, Gunungkidul, dikenal di kampungnya sebagai anak pendiam namun murah senyum.

Jenazah Rezza, malam ini sudah tiba di rumah duka, bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur kawasan DI Yogyakarta.

Sukasto, tetangga Reza menuturkan, penyebab kecelakaan yang mengakibatkan Rezza meninggal harus diusut secara tuntas. Menurutnya, kesimpangsiuran informasi yang saat ini beredar harus diketahui masyarakat.

“Kalau memang itu kecelakaan murni, ya sudah. Tapi, kalau terbukti ada kekerasan, harus diusut tuntas. Ini penting, terutama bagi pihak keluarga,” tegas Sukasto.

Selama ini, sosok Rezza dikenal oleh warga sekitar sebagai anak yang pendiam tapi murah senyum. Tak pernah ada kabar negatif dari remaja 16 tahun ini.

“Ia anak yang baik. Orangnya murah senyum meskipun pendiam. Sebagai tetangga, kami merasa kehilangan dan menyesalkan kejadian ini,” kata tetangga lainnya, Ramino.

Orang tua Rezza sebelumnya mendapat informasi bahwa anaknya dipukul oknum polisi saat malam takbiran Idul Adha, Kamis (25/10/2012). Saat itu Rezza tengah melintas di jalan yang tengah dijaga polisi di sisi selatan Alun-alun Wonosari.

Kabar adanya penganiayaan tersebut dibantah Kapolres Gunungkidul AKBP Ikhsan Amin. Menurutnya, Rezza terjatuh saat berusaha menerobos barisan polisi yang tengah mengamankan kegiatan takbiran.

“Ia ngebut dan menerobos polisi. Saat itu ia hampir menabrak polisi dan mungkin kaget lalu terjatuh dan kepalanya membentur aspal,” jelas Ihsan.

tbn/kmp/berbagaisumber

You might also like