Operasi Zebra, Siapa yang Melanggar Akan Ditilang

Operasi zebra ilustrasi

Jakarta, FK – Pengguna kendaraan bermotor harus lebih tertib lagi mengemudikan kendaraannya. Bagi pengendara yang melanggar lalu lintas akan ditilang dalam Operasi Zebra.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, operasi tersebut akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai Rabu 28 November hingga Selasa 11 Desember 2012.

“Tujuannya agar pengguna jalan lebih tertib sehingga mengurangi pelanggaran dan angka kecelakaan juga kemacetan,” ujar Rikwanto, Selasa (27/11/2012).

Operasi Zebra ini merupakan operasi khusus yang digelar secara periodik yang bersifat represif. Artinya, jika polisi menemukan pelanggaran dalam berlalu lintas akan ditilang. Beda halnya dengan Operasi Simpatik yang mengedepankan cara bertindak preventif yang sifatnya lebih kepada teguran.

“Dalam operasi ini, siapa yang melanggar lalu lintas akan ditilang,” ujar dia.

Sasaran operasi ini adalah semua kendaraan baik kendaraan pribadi maupun umum, mulai dari roda dua hingga roda empat atau lebih.

Operasi dilakukan pada titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran, misalnya di jalur busway, persimpangan, jalur cepat di jalan-jalan arterti, termasuk juga di jalan berbayar (tol).

“Segala jenis pelanggaran akan ditilang, termasuk kalau ada anggota yang melanggar lalu lintas di jalan juga akan ditindak,” tegas dia.

Sedikitnya 1.370 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi ini.

Sementara satuan kerja (satker) yang dilibatkan lebih didominasi petugas lalu lintas, namun sejumlah anggota reserse, intel dan provost juga turut dilibatkan dalam operasi ini.

“Jadi diimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk lebih tertib dan mengedepankan keselamatan dalam berlalu lintas,” kata Rikwanto.

dtk/dhn