Model Sexy Ini Menyesal Berpose di Tengah Puing Badai Sandy

Nana Gouvea saat berpose di tengah puing Badai Sandy beberapa waktu lalu yang melanda Kota New York. (sumber foto: thesun)

New York, FK – Selain menjadi bahan tertawaan, seorang model asal Brasil bernama Nana Gouvea juga mendapatkan banyak kecaman saat foto-fotonya berpose di tengah puing-puing akibat badai Sandy muncul di media. 

Menyadari dirinya menjadi perhatian masyarakat dunia, ia pun kemudian memposting permohonan maafnya melalui situs YouTube. Model cantik itu meminta maaf sambil menangis menyesali perbuatannya.

Usai badai Sandy menerpa sebagian wilayah di Amerika Serikat, foto-foto Nana yang sedang berada di New York kemudian muncul. Sadar dirinya sebagai model, ia pun mengabadikan pose-pose yang tergolong sensual di tengah kerusakan yang disebabkan badai Sandy.

Dalam foto-foto yang dimuat di sejumlah media, tampak Nana sedang berpose seksi dengan latar belakang pepohonan yang bertumbangan. Bahkan ia masih sempat naik ke atas mobil yang rusak untuk mengabadikan posenya.

Badai Sandy diberitakan telah menelan korban hingga 120 jiwa di Amerika.

Protes keras lebih banyak lagi saat ia memposting gambar tersebut dengan judul, “saya suka badai”.

Foto-foto tersebut diabadikan suami Nana, Carlos Keyes usai badai Sandy mereda.

Komentar-komentar bernada pedas yang muncul menyorot Nana yang dianggap tidak memiliki hati, seperti memotret dengan gaya sensual di reruntuhan tragedi 9/11 atau bom atom Hiroshima dan Nagasaki. 

Nana adalah seorang model yang membintangi iklan sabun dan juga pernah berpose sensual di majalah Playboy Brazil.

Nana berkilah, jika foto-foto tersebut diambil lantaran permintaan wartawan Brasil untuk menggambarkan bagaimana ia dan suami menghabiskan waktu usai badai Sandy melanda New York. 

“Saya menjawab jika saya dan suami berada di rumah, tidak bisa keluar. Kami tidak bisa melakukan apapun,” ujarnya seperti dikutip The Sun. 

“Saat itu kami sedang menunggu badai reda untuk pergi ke luar. Dan seperti bulan madu, hari itu kami membuka sebotol anggur dan menunggu suasana membaik di luarm” imbuhnya.

Nana membantah jika pose-posenya di foto adalah pose sensual. Ia juga terkejut ternyata banyak orang yang memprotes foto-fotonya tersebut. 

“Saya tidak memiliki niat untuk mengambil gambar sensual. Saya hanya berdiri di depan pohon yang tumbang dan di atas mobil yang hancur. Saya hanya mencoba menunjukkan akibat badai Sandy,” tuturnya.

“Ini semua untuk menjawab pertanyaan wartawan tentang kondisi New York,” imbuhnya.

“Saya benar-benar menghormati masyarakat Amerika dan saya mencintai New York dengan sepenuh hati. Saya merasa menyesal dengan apa yang saya lakukan. Saya adalah perempuan baik-baik dan tidak perlu diperlakukan seperti itu,” terangnya.

thesun/dhn