PELECEHAN SEKS ANAK

Hari Ini Neneng Bacakan Eksepsi

Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Neneng Sri Wahyuni menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta. (sumber foto: Antara)

Jakarta, FK – Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemennakertrans), Neneng Sri Wahyuni, akan menjalani sidang lanjutan hari ini, Kamis (8/11) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Sidang ini akan mendengarkan nota keberatan (eksepsi) terdakwa dan penasehat hukumnya yang dikomandoi oleh Elza Sjarief dan Hotman Paris . Sidang rencananya akan dimulai Pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Direktur Keuangan PT Anugerah Nusantara Neneng Sri Wahyuni didakwa melakukan tipikor terkait pengadaan dan pemasangan PLTS di Kemennakertrans yang bersumber dari APBN-Perubahan 2008.

Menurut jaksa, istri M Nazaruddin itu, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi sehingga merugikan keuangan negara sekitar Rp2,72 miliar.

Jaksa mendakwa Neneng secara alternatif, yakni melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Ancaman hukumannya, maksimal 20 tahun penjara ditambah denda maksimal Rp1 miliar.

inh/dhn

You might also like