Gourcuff dan Payet Kembali Hiasi Skuat Prancis

Yoann Gourcuff
Yoann Gourcuff. (Foto: fanpop)

Paris, FK – Setelah sempat menepi beberapa bulan akibat serangkaian cedera, gelandang Lyon, Yoann Gourcuff, akhirnya kembali dipanggil tim nasional Prancis proyeksi laga persahabatan melawan Italia di Parma, 14 November nanti. Gelandang berusia 26 tahun itu mampu memperlihatkan bentuk permainan terbaiknya lagi bersama klub.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, pun tak ragu untuk menariknya lagi masuk ke dalam skuat Les Bleus, julukan Timnas Prancis. Pemain yang sempat berkostum AC Milan itu kali terakhir tampil bersama Prancis ketika mereka menang 3-2 atas Israel di laga ujicoba, 27 Mei. Mengalami cedera membuatnya didepak dari skuat Prancis oleh pelatih Prancis saat itu Laurent Blanc. Ia pun gagal berkiprah di Euro 2012. “Ia melakukan awal yang bagus di musim ini pada Agustus dan dia nyaman di Lyon,” kata Deschamps mengenai Gourcuff, seperti dikutip Antara, Kamis (8/11).

“Saya ingin melihat bagaimana ia melakukannya di tim menjelang pertandingan-pertandingan besar yang akan kami hadapi tahun depan.”

Peluang Gourcuff untuk menghiasi skuat Les Bleus semakin jelas setelah pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan bahwa penyerang Karim Benzema masuk daftar pemain cedera akibat mengalami masalah di pangkal paha, sehingga kondisi Benzema tidak akan bugar. “Ia dapat bermain di depan atau lebih ke dalam, dan ia merupakan pemain kreatif yang dapat mengeluarkan kemampuan terbaik (pemain-pemain) lainnya,” ungkap Deschamps terkait rencananya untuk Gourcuff di tim.

“Ketika ia berada di puncak permainannya, seperti dirinya saat ini, ia dapat menjadi anggota penting bagi tim manapun.”

Pemain lain yang juga kembali dipanggil Timnas adalah penyerang Lille, Dimitri Payet, meski timnya kalah 1-6 saat melawat ke markas Bayern Muenchen di pertandingan Liga Champions pada Kamis dinihari kemarin. “(Pertandingan) itu bukan cara saya menilai dia,” kata Deschamps. “Terdapat banyak pertandingan sebelumnya ketika ia bermain baik. Ia mampu membuat perbedaan.”

Selain itu, Deschamps lebih banyak mengandalkan pemain-pemain yang dipakainya saat Prancis bermain imbang dengan juara dunia Prancis pada kualifikasi Piala Dunia di Madrid pada bulan lalu.

Pasukan Prancis yang ikut terbang ke Italia:

Kiper: Hugo Lloris (Tottenham/Inggris), Steve Mandanda (Marseille), Mickael Landreau (Lille).
Bek: Christophe Jallet (Paris SG), Mamadou Sakho (Paris SG), Mapou Yanga-Mbiwa (Montpellier), Gael Clichy (Manchester City/Inggris), Patrice Evra (Manchester United/Inggris), Laurent Koscielny (Arsenal/Inggris), Adil Rami (Valence/Spanyol), Mathieu Debuchy (Lille).
Gelandang: Etienne Capoue (Toulouse), Maxime Gonalons (Lyon), Blaise Matuidi (Paris SG), Yohan Cabaye (Newcastle/Inggris), Yoann Gourcuff (Lyon), Moussa Sissoko (Toulouse).
Penyerang: Olivier Giroud (Arsenal/ENG), Bafetimbi Gomis (Lyon), Mathieu Valbuena (Marseille), Franck Ribery (Bayern Muenchen/Jerman), Jeremy Menez (Paris SG), Dimitri Payet (Lille).