2.700 Personil Amankan Bali Democracy Forum

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengikuti Upacara Pembukaan Latihan Pengamanan VVIP dalam rangka Bali Democracy Forum (BDF) V 2012, di Mako Paspampres, Jakarta, Selasa (16/10). (sumber foto: Paspampres)

Denpasar, FK – Sebanyak 2.700 personel Polda Bali dikerahkan untuk mengamankan Bali Democracy Forum (BDF) yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, 8-9 November mendatang. Acara ini dijadwalkan dihadiri 12 kepala negara dan sekitar 1.200 delegasi dari 73 negara.

“Pengetatan pengamanan akan dilakukan di beberapa rute, baik menuju Nusa Dua, Bandara Ngurah Rai, dan kawasan Jimbaran,” ujar Kapolda Bali Irjen Budi Gunawan di Nusa Dua, Bali, Senin (5/11).

Pemeriksaan ekstra ketat akan dilakukan kepada setiap warga dan wisatawan yang memasuki Kawasan Nusa Dua, tempat penyelenggaraan BDF. “Kawasan Nusa Dua akan sedikit terganggu kenyamanannya. Untuk itu, kami mohon dukungannya,” ujar Budi Gunawan.

Peningkatan pengamanan sudah mulai dilakukan sejak tanggal 6-11 November 2012. Untuk penjagaan di seluruh pintu masuk Bali, mulai dari Bandara hingga Pelabuhan, Polda Bali akan memberlakukan prosedur tetap.

Kepala negara yang sudah memastikan keikutsertaannya dalam BDF kali ini adalah China, Australia, Korea Selatan, Yaman, Thailand, Timor Leste, Brunai Darussalam, Myanmar, Papua Niugini, dan Indonesia.

Sejumlah isu akan dibahas dalam forum ini di antaranya keamanan dan perdamaian dalam demokrasi, hak asasi manusia dalam demokrasi, hingga demokrasi dan pembangunan ekonomi.

Event tahunan ini rencananya akan dibuka oleh Presiden SBY dan selanjutnya 10 kepala negara akan membacakan pidato tentang demokrasi.

kmp/dhn