Tips Membeli Hewan Kurban

hewan qurban

Jakarta, FK – Idul Adha tinggal sehari lagi. Bagi para masyarakat diimbau untuk hati-hati dalam memilih hewan kurban. Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat, bersama Dinas Pertanian dan Peternakan DKI Jakarta juga sudah melakukan sidak untuk mencegah hewan kurban yang tidak sehat.

Kasie Sudin Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat Eko Hendri Wicaksono, menjelaskan, masyarakat yang ingin membeli hewan kurban harus memperhatikan kondisi hewan yang sehat, seperti suhu badan, hidung yang harus basah, mata cerah dan tidak merah. Selain itu, bulunya bersih, aktif bergerak, tidak cacat atau kakinya tidak patah, giginya rata tidak tajam, tanduknya tidak patah, kuku dan mulutnya sehat, serta membeli hewan di tempat penampungan bersertifikat atau telah diperiksa petugas.

“Usianya juga harus di atas satu tahun untuk kambing, dan dua tahun untuk sapi,” jelas Eko dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh wartawan, Kamis (25/10).

Eko menambahkan, jika ada pihak pedagang hewan qurban yang bandel, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas. Langkah tegas tersebut adalah, dilarang berjualan hewan tersebut di DKI Jakarta.

“Jika ada pedagang yang kedapatan menjual hewan kurban tak layak, maka langkah pertama yang dilakjukan adalah dengan memberikan peringatan agar hewan tersebut jangan dijual. Jika pedagang tersebut tetap membandel, maka akan dilarang untuk berdagang di wilayah Jakarta,” ujar Eko.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan hewan berpenyakit berbahaya seperti antraks. Pemeriksaan sendiri akan terus dilakukan sampai H-1 lebaran Idul Adha, yaitu sampai hari ini. Selain memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap surat kesehatan dari daerah asal.

(kmp/dhn)

You might also like