PDIP Belum Putuskan Cagub Jawa Timur

Megawati saat menyampaikan pidato politik di Rakernas II PDIP di Surabaya

Jakarta, FK – Keputusan Soekarwo, Gubernur Jawa Timur (Jatim) yang menggandeng kembali Saifulloh Yusuf Wakil Gubernur untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013, membuat peta politik berubah.

Sejumlah partai politik yang ingin menyodorkan kadernya untuk menjadi pendamping incumbent tampaknya kandas. 

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan, meski Pilgub Jatim menjadi agenda penting yang dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Surabaya. Namun, Mega belum mengungkapkan kadernya yang akan maju pada Pilgub Jatim. 
 
“Kita sudah perbincangkan (Pilgub Jatim) di rapat tertutup Rakernas kedua ini. Hasilnya nanti y, tunggu saja,” katanya, usai penutupan Rakernas II PDIP di Surabaya, Minggu (14/10) dini hari. 

Mega mengungkapkan, PDIP harus bisa mengusung calon sendiri. Mengingat, jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PDIP Jatim yang mencapai 17 Kursi. 

Di sisi lain, menyangkut strategi yang digunakan partai moncong putih ini. Mega menuturkan, hal ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut di DPP PDIP. 

“Kalau ditanya koalisi saya agak risih ya dan yang paling tepat adalah kerjasama. Saya sendiri kurang mengerti aturan koalisi itu seperti apa,” ujarnya. 

Terkait Pilgub Jatim ini, Megawati belum menyebut nama-nama kader PDIP yang layak untuk diusung. Namun demikian, isu yang berkembang di eksternal sejumlah nama-nama sudah mulai muncul seperti Bambang DH (Wakil Walikota Surabaya), Pramono Anung (Wakil DPR RI), Sirmadji (Ketua DPD PDIP Jatim) dan beberapa lainnya. 

“Semua akan kita tindak lanjuti dengan rapat di DPP, jadi tunggu saja ya,” tandasnya.

(ant/dhn)