Kapolsek Martapura Kritis Dikeroyok Aparat


Kantor Polres OKU Yang Dibakar Anggota TNI (sumateraekspres)

Kantor Polres OKU Yang Dibakar Anggota TNI (sumateraekspres)

Martapura, FK – Aksi penyerangan yang dilakukan sejumlah oknum anggota TNI terhadap Mapolsek Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sekitar pukul 09.45 WIB Kamis pagi (7/3) mengakibatkan kondisi Mapolsek rusak parah. Juga lima kendaraan bermotor dibakar. Sementara Kapolsek Martapura Kompol Ridwan mengalami luka berat hingga kritis dan menjalani perawatan intensif.    

Diduga Kompol Ridwan menjadi korban pengeroyokan saat penyerangan terjadi. Luka yang dialami korban diantaranya memar pada mata kanan, luka robek 2 centimeter tangan kanan dan kiri, memar kepala sebelah kanan, lecet siku sebelah kanan, memar kepala belakang dan memar bahu kanan. Insiden tersebut kontan membuat suasana di kawasan Mapolsek mencekam, sementara lalu lintas di Jalan Merdeka Macet total.

Usai aksi brutal itu, warga berduyun-duyun mendatangi Mapolsek, umumnya mereka ingin tahu kondisi bangunan.

Namun sayang, kehadiran warga yang tak terkendali membuat isi ruangan berantakan dan hancur. Diduga ada sebagian barang dijarah orang tak bertanggung jawab. Kondisi mulai steril sekitar pukul 13.00 WIB saat anggota polisi meminta warga keluar dari lingkungan Mapolsek.

Terkait kejadian ini, Kapolres OKUT AKBP Kristiyono belum banyak berkomentar.

“Saya hanya tegaskan bahwa kondisi Kapolsek Kompol Ridwan sudah stabil, memang sebelumnya muntah-muntah hingga kritis. Saat ini, sudah dirujuk ke Palembang untuk perawatan intensif,” terangnya.

Sementara itu, Bupati OKUT H Herman Deru,SH,MM meminta agar kedua belah pihak bisa menahan diri dan mencari solusi terbaik. Sehingga, masalah ini tak berkepanjanga. Dan yang perlu ditekankan, dalam peristiwa ini kondisi warga kondusif.

“Artinya tidak ada kaitan dengan warga, melainkan oknum saja. Semoga masing-masing bisa mencari jalan terbaik,” katanya.

asa/jpnn

() KOMENTAR ANDA