Gerakan Memberantas Korupsi dari Kampus Biru


Pekan Raya Justisia FH UGM (logo)

Logo Pekan Raya Justisia FH UGM (sumber gambar: prj)

 

Fakultas Hukum UGM Menggelar Pekan Raya Justisia 2012. Bukti bahwa mahasiswa mampu berperan aktif dalam upaya pemberatasan korupsi di Indonesia.

Korupsi dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) sehingga memerlukan upaya luar biasa pula untuk memberantasnya. Upaya pemberantasan korupsi – yang terdiri dari dua bagian besar, yaitu penindakan dan pencegahan – tidak akan pernah berhasil optimal jika hanya dilakukan oleh pemerintah tanpa melibatkan peran serta masyarakat. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika mahasiswa – yang merupakan pewaris masa depan bangsa- diharapkan dapat terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Keterlibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi tentu tidak pada upaya penindakan yang merupakan kewenangan institusi penegak hukum. Peran aktif mahasiswa lebih difokuskan pada upaya pencegahan korupsi dengan ikut membangun budaya antikorupsi di masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor penggerak gerakan antikorupsi di masyarakat.

Dalam rangka membabat habis budaya korupsi sampai ke akar-akarnya, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada  (FH-UGM) Yogyakarta menggelar acara Pekan Raya Justisia 2012. Acara yang digelar bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diisi dengan berbagai kegiatan.

Beberapa acara tersebut yakni, Lomba Pemilihan “Duta Anti Korupsi dengan peserta siswa-siswa dari Sekolah Menengah Atas dan sederajat tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara ini diharapkan akan mengembangkan budaya anti korupsi di kalangan pelajar dan bagi lingkungan sekitarnya.

Hendra Wijaya, panitia Pekan Raya Justisia 2012 FH-UGM, mengatakan, proses rekrutmen calon Duta Anti Korupsi telah dimulai sejak tanggal 1 September hingga 30 Oktober. Calon peserta wajib melengkapi berkas seleksi administratif berupa Curicullum Vitae dan Esai bertemakan “Peran Pemuda dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia” .

Proses seleksi administratif dilaksanakan 1 hingga 7 November 2012 dan dipilih 20 peserta Duta Anti Korupsi yang nantinya akan dikarantina pada 14-17 November 2012  Wisma Gadjah Mada Kaliurang. “Selama proses karantina, peserta akan dibekali berbagai macam ilmu dan pelatihan yang bertujuan agar para peserta siap terjun langsung ke masyarakat dan lingkungannya dalam rangka memberantas korupsi,” kata Hendra.

Selanjutnya, tiga besar calon Duta Anti Korupsi akan berorasi ilmiah pada Seminar Nasional Pekan Raya Justisia 2012 tanggal 24 November 2012 di Auditorium MM UGM untuk kemudian dipilih satu orang Duta Anti Korupsi DIY.

“Kelanjutan program ini, peserta akan diberikan proyek anti korupsi di lingkungannya dan akan dimonitoring kegiatan tersebut sehingga program duta anti korupsi ini bukan hanya sebagai sebuah Program tetapi juga sebagai Gerakan Anti Korupsi,” kata Hendra.

Acara lain yakni Lomba Menghias Stand Anti Korupsi. Lomba ini dibuka untuk pelajar Sekolah Menengah Atas se-DIY.  “Kami berharap lomba ini dapat menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada pengunjung dan masyarakat Yogyakarta, serta mengedukasi generasi muda, terutama pelajar SMA tentang peristiwa korupsi di Indonesia,” kata Hendra.

Lomba hias stand akan berlangsung pada 1 Desember 2012 di Stadion Kridosono Yogyakarta dalam acara Kampung Anti Korupsi Pekan Raya Justisia 2012. Tim dengan poin tertinggi akan mendapat penghargaan berupa uang pembinaan.

Masih dalam rangkaian Pekan Raya Justisia 2012 yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Hukum UGM, digelar pula Lomba Penulisan Essai bertema “Pengaruh Korupsi  Birokrasi terhadap Kesejahteraan Bangsa”. Lomba ini terbuka bagi mahasiswa S1/ D3 dari Universitas Se-Indonesia. Untuk mengikuti lomba ini, setiap peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000. 

Tiga peserta essai terbaik akan berorasi ilmiah di Seminar Nasional Pekan Raya Justisia FH UGM pada 24 November 2012.  Mereka juga akan berkesempatan mendapatkan total hadiah Rp 5.250.000,- serta sertifikat dari panitia. Bagi satu peserta esai terbaik akan mendapatkan sebuah piala bergilir Nasional yang diberikan nama “Piala Prof. Koesnadi Hardjasoemantri.”

Acara lain yang meramaikan Pekan Raya Justisia FH UGM 2012 yakni Lomba Fotografi bertemakan “Refleksi Korupsi di Indonesia” dengan sub tema ; bibit perilaku korup, dampak korupsi dan semangat anti korupsi. Pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka sejak 1 September sampai dengan 30 Oktober 2012. Semua karya yang masuk akan dipamerkan di stand foto “Konser Amal Anti Korupsi” 1 Desember 2012 di Kridosono Yogyakarta. Lomba fotografi ini berhadiah total Rp 2,4 juta  dan sertifikat dari panitia.

Ada pula Lomba Iklan (video kreatif) berhadiah total Rp2,4 juta plus sertifikat dari panitia. Lomba video kreatif bertema “Semangat Pemberantasan Korupsi” ini memberikan syarat video harus berdurasi antara 30 -90 detik dan setiap peserta maksimal hanya boleh mengirimkan dua buah karya.  Periode pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka pada 1 September s/d 30 Oktober 2012. Semua karya yang masuk akan diputar pada acara “Konser Amal Anti Korupsi” pada tanggal 1 Desember 2012 di Kridosono Yogyakarta.

Lomba video kreatif ini bertujuan memfasilitasi sineas muda serta pelajar untuk menyampaikan pesan-pesan pemberantasan korupsi secara kreatif sekaligus mengembangkan diri. Lomba juga didukung oleh KPK dan akan pemenang akan dipertimbangkan dijadikan iklan layanan masyarakat apabila memenuhi kriteria dari KPK.

Pekan Raya Justisia juga menggelar Lomba Arransemen Jingle Pekan Raya Justisia 2012. Selain menampilkan hasil arransemen jingle yang telah ditentukan panitia, peserta juga akan unjuk kebolehan dalam mengarransemen satu lagu. Proses audisi telah dilaksanakan di sebuah studio band di Yogyakarta pada tanggal 3 dan 4 November 2012.  Peserta yang lolos ke babak final akan memperebutkan total hadiah Rp4 juta dan berkesempatan tampil di Konser Anti Korupsi FK UGM.

Memang cukup padat rangkaian acara Pekan Raya Justisia FH UGM 2012 kali ini. Namun, inti dari semua rangkaian kegiatan ini adalah solusi sekaligus ajang bagi kawula muda dalam berperan aktif untuk memberantas korupsi di Republik Indonesia.

Satu lagi, informasi lebih lengkap tentang Pekan Raya Justisia FH UGM 2012 bisa dilihat di www.pekanrayajustisia.com.

SWU