Tegas dan Berani

Tuhan Saja Memusuhi Kaum Homo LGBT, Kok Ketua MPR RI Malah Bilang Jangan Dimusuhi

0

Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pernah menghukum kaum Sadum (Sodom menurut lidah Barat) dengan menghancurkan mereka dengan petir dan api. Sebab mereka melakukan praktek seks sejenis yang tergolong LGBT. Lho, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan malah meminta agar kaum berdosa ini tidak dimusuhi.

Sejumlah Guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) menggugat kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta agar kaum LGBT untuk tidak dimusuhi.

Zulkifli menilai LGBT merupakan sebuah penyimpangan. Ia menyebut sebaiknya kaum LGBT disembuhkan tanpa harus dimusuhi.

“Saya tidak setuju LGBT, itu saya nilai masuk ke penyimpangan,” kata Zulkifli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Meski menilai LGBT sebagai bentuk penyimpangan, dia meminta agar masyarakat tidak memusuhi mereka. Sebagai penyimpangan, kata Zulkifli, LGBT butuh pertolongan penyembuhan.

“(Sebaiknya) diobati tapi jangan dimusuhi,” tutur Ketum PAN itu.

Diberitakan sebelumnya, nasib kaum LGBT dalam hukum pidana Indonesia akan ditentukan Mahkamah Konstitusi (MK) pada esok hari. Gugatan itu diajukan oleh guru besar IPB dkk.

Berdasarkan jadwal sidang yang dikutip dari website MK, Rabu (13/12), putusan nomor perkara 46/PUU-XIV/2016 akan dibacakan esok hari. Pemohon yaitu Euis Sunarti, Rita Hendrawaty Soebagio, Dinar Dewi Kania, dkk.

“Pengucapan putusan pada14 Dec 2017 pukul 09.00 WIB,” demikian lansir panitera MK.

Euis Sunarti beserta 11 temannya sesama guru besar IPB meminta MK meluaskan makna pasal asusila dalam KUHP yaitu pasa 284, 285 dan 292. Dalam gugatannya itu, mereka berharap kumpul kebo dan homoseks bisa masuk delik pidana dan dipenjara.

Leave A Reply

Your email address will not be published.