Tegas dan Berani

Karena Menjengkelkan Pimpinan DPR Ini Dilaporkan

Karena minta pemeriksaan Setya Novanto ditunda Pimpinan DPR dilaporkan ke MKD

Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad bersama Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (kiri) menjadi pembicara dalam dialog kenegaraan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/5). Diskusi tersebut membahas polemik terkait pembangunan gedung DPD dan DPR yang sudah tidak menunjang kebutuhan anggota. Gedung tersebut akan digunakan untuk perpustakaan, museum, research centre, ruang kerja anggota dan tenaga ahli. FORUM/Arief Manurung
0

 

 

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan pelanggaran kode etik pimpinan DPR RI ke MKD mengenai intervensi penundaan pemeriksaan tersangka Setya Novanto yang melakukan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan proyek e-KTP 2011-2012 oleh KPK. Benarkah?

 

Boyamin Saiman dan surat laporannya

“Dugaan pelanggaran adalah menyalahgunakan wewenang melakukan intervensi proses penegakan hukum,”ujar Boyamin Saiman selaku Koordinator MAKI kepada WWW.FORUMKEADILAN.COM,pada Rabu (13/9/2017).

Dikatakan Boyamin MAKI melaporkan Pimpinan DPR kepada MKD karena diduga melanggar kode etik dalam bentuk mengirim surat kepada KPK berisi permintaan penundaan
Pemeriksaan Setya Novanto dalam perkara dugaan korupsi e-KTP,berhubung sudah diketahui surat tersebut ditandatangani oleh Fadli Zon.

“Maka yang dilaporkan ke MKD adalah Fadli Zon,”tegasnya.

Lebih lanjut Boyamin mengatakan perbuatan tersebut tidak patut dan merendahkan harkat dan martabat lembaga DPR.

“Pelaporan kepada MKD ini adalah sudah kesekian kali dan sebelumnya tidak mendapat respon yang baik,namun kami tidak kapok untuk menunjukkan dan mengingatkan telah terjadi pelanggaran kode etik,”tegasnya.

Ditambahkan Boyamin akumulasi Pelaporan ini akan dijadikan dasar menempuh upaya hukum kepada pengadilan dan MK guna penguatan MKD.(han)

Leave A Reply

Your email address will not be published.