Sosok Walikota Cantik Yang Diciduk KPK

Siti Masitha Soeparno adalah anak mantan Dirut Garuda Soeparno

0

Selasa 29 Agustus 2017 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Pemerintahan Kota Tegal.  Ada tiga orang yang disangka terlibat yaitu, Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno, kemudian pengusaha Amir Mirza Hutagalung, dan Wakil Direktur RSUD Kardinah.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan dalam proses operasi tangkap tangan KPK sebenarnya mengamankan 8 orang. Operasi ini sendiri sebenarnya dilakukan di 3 kota berbeda yakni Tegal, Jakarta, dan Balikpapan.

Akibat perbuatannya, Siti dan Amir disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Cahyo selaku pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Siti Masitha

 

Siti Masitha Soeparno. Begitu nama lengkapnya. Dia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Soeparno.    Itulah sebabnya di belakang namanya tertera nama Soeparno. Siti lahir di Jakarta, 10 Januari 1964; umur 53 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Bunda Sitha, adalah Walikota Tegal, Jawa Tengah yang menjabat sejak 23 Maret 2014, berpasangan dengan Drs. H. M. Nursholeh, M.M.Pd.. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar

Siti Masitha lahir di Jakarta, 10 Januari 1964. Dia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Soeparno. Sitha mengenyam pendidikan dasar dan menengahnya di Palembang, Sumatra Selatan. Setelah itu dia melanjutkan pendidikannya di Thailand, Belanda, dan Amerika Serikat. Dari sekolahnya di luar negeri, bidang yang dikuasai adalah perhotelan, kecantikan, dan manajemen. Sitha juga aktif berorganisasi antara lain di Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Yayasan Penyantun Anak Asma (YAPNAS), dan Perempuan Untuk Negeri (PUN). Pada tahun 2013 lalu, Siti Sitha Soeparno maju sebagai calon Wali Kota Tegal didampingi oleh Drs. H. M. Nursoleh, M.M.Pd. yang diusung dari Partai Golkar. Pasangan ini akhirnya memenangi Pemilihan Kepala Daerah, mengungguli pasangan Ikmal Jaya/Edy Suripno. Sebelum mencalonkan diri sebagai pemimpin Kota Tegal, Sitha merupakan calon legislatif dari Partai NasDem untuk daerah pemilihan Jawa Barat.

Politikus Partai Golkar ini terpilih memimpin Kota Tegal bersama M Nursholeh pada Pilkada 2013. Ganjar melantik mereka pada 23 Maret 2014. Pelantikan sempat diwarnai unjuk rasa warga yang mengaku kecewa dengan perilaku tim pemenangan Siti-Nursholeh. Tim diduga mengintervensi jalannya pemerintahan.

Unjuk rasa terus berlangsung selama setahun pasca-pelantikan. Warga dari berbagai elemen turun ke jalan karena mengaku tidak puas dengan kebijakan yang diambil Siti. Pegawai negeri sipil juga turun karena menganggap Siti Masitha dan Nusholeh tidak paham mengelola birokrasi pemerintahan dan menuding ada orang di luar pemerintahan yang mengintervensi.

Siti Masitha diketahui terakhir melaporkan harta kekayaan ke KPK saat mendafkarkan diri menjadi calon wali kota Tegal periode 2014-2019.

 

Siti Masitha dengan seragam pejabat dan sebagai perempuan cantik

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.