10 Penyidik KPK Beraksi Di Bengkulu

Hakim Tipikor Diciduk karena kongkalikong dengan Koruptor

0

Sebanyak 10 penyidik KPK menggiring  hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu pada 6  September 2017 petang.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.
RMOLBengkulu.Com, dalam OTT kali ini KPK menurunkan 10 penyidiknya. Terlihat hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.

RMOLBengkulu.Com, dalam OTT kali ini KPK menurunkan 10 penyidiknya. Terlihat hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.

 

MOLBengkulu.C

m, dalam OTT kali ini KPK menurunkan 10 penyidiknya. Terlihat hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.
RMOLBengkulu.Com, dalam OTT kali ini KPK menurunkan 10 penyidiknya. Terlihat hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.

RMOLBengkulu.Com, dalam OTT kali ini KPK menurunkan 10 penyidiknya. Terlihat hakim ad hoc Tipikor PN Bengkulu, Dewi Suryana digiring tim KPK pada pukul 00.15 WIB ke Mapolda Bengkulu.

Sebelum Dewi, sudah ada panitera PN Bengkulu, Hendra yang menjadi panitera di sidang terdakwa Jhoni Wijaya, pemberi suap fee proyek pembangunan dan peningkatan jalan Provinsi Bengkulu. Kasus ini melibatkan gubernur Bengkulu non akif Ridwan Mukti.

Ikut juga diamankan Daniar, pensiunan panitera di PN Bengkulu. Empat orang lainnya belum diketahui identitas mereka dan sudah berada di Mapolda Bengkulu.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.