Tantangan Kriminologi Abad XXI

0

 

Prof. Dr. Muhamad Mustofa MA, Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia menyampaikan pemikirannya tentang apa yang perlu dilakukan oleh para kriminolog di abad XXI ini.

Prof Dr. Muhammad Mustofa MA

Banyak pendapat Porf Mus — begitu ia disapa — yang menarik. Prof Muhamad Mustofa lebih dulu menggambarkan situasi Indonesia yang menggelisahkan yang perlu mendapat perhatian dari para kriminolog.

Yang terpenting terpenting dari pemikiran Prof Muhammad Mustofa adalah bahwa “Kriminologi harus diaplikasikan,” begitu katanya di Gedung Yuwono Sudarsono, FISIP Universitas Indonesia, Kamis 31 Agustus 2017. “Caranya adalah dengan mempengaruhi kebijakan penanganan masalah kriminalitas di Indonesia,” lanjut Prof Mus.

Prof Dr Muhammad Mustofa MA dan Dr Ikraq Sulhin MSi (moderator)i

Sebab, di Indonesia ini terjadi banyak ironi dalam menanganani kriminalitas. Anak jalanan yang ditertibkan digelandang setelah dilucuti bajunya, diperlakukan bagai penjahat. Sebaliknya, koruptor yang ditangkap dinaikkan mobil mewah dengan hormat.

Prof. Dr. Muhammad Mustofa, M.A merupakan salah seorang ahli kriminologi yang dimiliki Indonesia. Beliau lahir di Temanggung pada 21 Januari 1951. Pria yang mendapatkan gelar Sarjana Kriminologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia ini menamatkan studi S1-nya pada tahun 1977. Beliau kemudian sempat menjadi visiting scholar di bidang Sosiologi Hukum pada Universiteit te Utrecht di Belanda sejak November 1981 sampai Maret 1982.

Usahanya menuntut ilmu tak berhenti sampai situ. Di tahun 1988, ia berhasil menyelesaikan kuliah S2 di bidang kriminologi di University of Melbourne dan dilanjutkan dengan Master by Reseach (MA) di bidang dan tempat yang sama pada 1990. Beliau memperoleh gelar Doktor Sosiologi dari Program Pascasarjana Universitas Indonesia pada 1998.

Hasil pemikiran dan tulisannya tersebut sering dijadikan sumber rujukan dalam penulisan artikel, jurnal, dan buku di bidang hukum. Prof. Mustofa memiliki motto hidup bahwa kriminologi, sebagai ilmu yang mempelajari kejahatan di Indonesia sebagai gejala sosial, harus ikut memberi manfaat bagi perwujudan kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Prof Muhamad Mustofa bersama para dosen dari Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur, Lucky Nurhadiyanto MSi, Untung Sumarwan Msi, Monica Margaretha MSi, Chazizah Gusnita M. Krim

You might also like More from author