Tegas dan Berani

Setio Lelono, Kakak Setya Novanto, Dipanggil KPK Namun Berdalih Di Luar Negeri

0

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil R Setio Lelono, kakak dari Setya Novanto untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e).

“Hari ini agenda pemeriksaan terhadap R Setio Lelono. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dan meminta penundaan karena sedang berada di luar negeri sampai dengan 6 Januari 2018,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/12/2017). Namun, Febri belum bisa menjelaskan secara spesifik dalam kapasitas apa kakak Setya Novanto tersebut diperiksa.

Nama Lelono sempat disebut dalam sidang Andi Agustinus alias Andi Narogong. Saat itu, jaksa mengkonfirmasi BAP milik mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera Deniarto Suhartono.

Deniarto mengaku pernah melihat Setio Lelono, yang merupakan kakak Novanto, yang berkantor di Lantai 27 Menara Imperium, Jalan Kuningan, Jakarta.  “Mondialindo dan Murakabi lantai 27 di Menara Imperium saya juga melihat kakak Setya Novanto, yaitu Setio Lelono, yang juga berkantor tempat tersebut, betul?” tanya jaksa KPK saat membacakan BAP dalam sidang terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (6/11) lalu.

“Waktu itu ada pertanyaan dari penyidik saya jawab macam Pak Lelono itu memang kadang kala suka datang ke situ,” jawab Deniarto.

Jaksa pada KPK ingin menggali siapa pemilik PT Mondialindo Graha Perdana. Jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, Deniarto Suhartono saat diperiksa penyidik KPK. Dalam BAP tersebut, pemilik PT Mondialindo Graha Perdana almarhum Heru Taher mempunyai kedekatan dengan Setya Novanto.

“Saya jelaskan bahwa saya tidak tahu pemilik sebenarnya PT Mondialindo dan PT Murakabi. Namun saya berhubungan dengan Heru Taher sebagai atasan saya setuju dan setahu saya dekat dengan Setya Novanto,” ujar jaksa KPK saat membacakan BAP dalam sidang terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Kemudian saat Heru Taher meninggal dunia, menurut jaksa Cyprus Anthonia Tatali yang menjadi Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. Cyprus juga dikenal sebagai orang yang mempunyai kedekatan dengan Setya Novanto.

“Setelah Heru Taher meninggal atas saya diganti dengan Cyprus Anthonia Tatali yang saya tahu juga orang dekat Setya Novanto. Selain Mondialindo dan Murakabi juga dimiliki sahamnya oleh keluarga Setya Novanto, Dwina, Reza dan Deisti serta Irvanto. Sekaligus menjadi pengurus perusahaan yang saya pernah jelaskan sebelumnya,” kata jaksa.

Sebagaimana diberitakan, kedua perusahaan tersebut dididirikan untuk ikut tender e-KTP.

Leave A Reply

Your email address will not be published.