Oknum Jaksa Dilaporkan Ke Komjak

0

Seorang oknum jaksa di kejaksaan Negeri Jakarta Utara berinisial MY dilaporkan ke Komisi Kejaksaan lantaran belum mengeksekusi terpidana yaitu LW dan FN ke penjara.

Laporan ke Komisi Kejaksaan dilakukan oleh advokat Shalih Mangara Situmpol. “Laporan diterima anggota Komjak Yuswa Kusumah,” kata Shalih di Jakarta, Kamis 16 November 2017.

Shalih menjelaskan oknum jaksa MY itu tidak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) untuk mengeksekusi terpidana LW dan FN yang seharusnya menjalani penjara dua tahun enam bulan.

Shalih menuturkan awalnya MY telah mengirimkan surat panggilan pertama hingga kedua untuk mengeksekusi terpidana tersebut namun keduanya tidak memenuhi panggilan.

Selanjutnya, Shalih dan beberapa saksi lainnya menyaksikan Jaksa MY mengeksekusi dan membawa kedua terpidana itu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada Rabu 8 November 2017.

Namun Shalih menduga oknum jaksa itu membebaskan dua terpidana LW dan FN sehingga melanggar aturan dan melakukan perbuatan melawan hukum.

Atas dugaan perbuatan melawan hukum, Shalih dan kliennya Elly Waty melaporkan Jaksa MY ke Komjak untuk diproses lebih lanjut.

Shalih mengungkapkan awal perkara itu ketika kliennya bernama Elly Waty meminjamkan modal usaha kepada LW dan FN sekitar Rp4,5 miliar pada 2011.

Namun, kedua terpidana itu hanya mengembalikan uang modal Rp696 juta dan tidak memiliki niat untuk membayarkan sisanya.

Selanjutnya, Elly melaporkan LW dan FN ke Polda Metro Jaya pada 2014 hingga kasusnya bergulir ke pengadilan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis kedua terdakwa bersalah namun putusan banding menyatakan perbuatan LW dan FN bukan tindak pidana.

JPU Kejaksaan Tinggi DKI mengajukan kasasi ke MA yang memerintahkan hukuman penjara dua tahun enam bulan terhadap LW dan FN.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.