Jam Rp. 1,3 miliar Hadiah Ulang Tahun Setya Novanto

0

Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis, 0/11/2017, terdakwa Andi Narogong yang bernama asli Andi Agustinus. banyak bercerita tentang lika-liku dan warna-warni kasus e-KTP.

Antara lain, ia mengaku pernah  memberikan jam tangan seharga Rp1,3 miliar sebagai hadiah ulang tahun Setya Novanto. “Saya berikan jam tangan Richard Mille, waktu itu saya membeli bersama Pak Johannes Marliem. Jadi Pak Marliem mengatakan maksudnya mau memperhatikan Pak Setya Novanto, sekitar tahun 2012 akhir,” tutur Andi saat diperiksa sebagai terdakwa.

“Dia (Setnov) mengatakan dia mau ulang tahun, kita patungan untuk beli jam. Saya berikan kurang lebih Rp650 juta, separuh harga jam, akhirnya Pak Marliem beli Richard Mille di Amerika, total harganya Rp1,3 miliar,” tambah Andi. Ulang tahun Setnov adalah pada 12 November.

“Itu bukan untuk menggolkan proyek KTP-e, tapi untuk ucapan terima kasih karena membantu anggaran,” tambah Andi.

Pemberian itu diberikan berdua oleh Andi dan Johannes Marliem di rumah Setya Novanto.  “Pak Setnov senang, kami katakan ‘Pak ini hadiah dari kami berdua, ultah bapak dan bantuan bapak selama ini’,” tambah Andi.

Jaksa lalu menunjukkan barang bukti email penjualan percakapan FBI dengan penjual jam yang dibeli di California seharga 135 ribu dolar AS oleh Johannes Marliem. Jam itu sudah dikembalikan oleh Setnov dan dijual Andi.

“Jadi sebelum saya ditangkap awal 2017 saya bertemu Pak Nov. Beliau kembalikan. Ini ribut-ribut e-KTP saya kembalikan. Kemudian saya jual, saya suruh Vidi jual ke Tata Watch di Blok M. Saya jual sekitar Rp1 miliar, kemudian Rp650 juta saya ambil sisanya, saya berikan ke staf Johannes Marliem, namanya Pak Raul kalau tidak salah secara cash,” ungkap Andi.

“Andaikata tidak ada e-KTP, apakah mau memberikan? Gokil harganya segitu,” tanya ketua majelis hakim Jhoan Halasan Butarbutar.

“Tidak,” jawab Andi.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.