Omset Menurun Penggelola SPBU Gugat Bina Marga DKI

Omset Menurun Penggelola SPBU Gugat Bina Marga DKI

0

Gara-gara omset penjualan SPBU menurun penggelola UD Nina Usman selaku pengelola yang terletak di kawasan jalan Matraman, Jakarta Pusat mengugat Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, dalam hal hukum perdata.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan gugatan perdata senilai Rp8 milyar itu dilayangkan lantaran omset SPBU tersebut menurun akibat pembangunan proyek underpas atau terowongan di jalan Matraman tersebut tak kunjung selesai.

“Penggugat meminta ganti rugi Rp 8 miliar ke Dinas Bina Marga DKI. Gugatan itu disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” ucap Nirwan, Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Karena itu Kejaksaan Tinggi DKI selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) siap sebagai kuasa hukum untuk mendampingi Dinas Bina Marga selaku pihak tergugat untuk melawan pengugat dalam hal ini UD Nina Usman.

“Kuasa hukum yang dilakukan Kejati DKI berdasarkan surat permohonan bantuan hukum dari Dinas Bina Marga No: 7574/0754 tanggal 24 Oktober 2017 dan dari PT Jaya Konstruksi MP No: 343/JKMP/EXT/UP-1143/X/2017 tanggal 31 Oktober 2017,” ujar Nirwan

Dia menjelaskan, JPN Kejati DKI menerima kuasa dari Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta dan PT Jaya Konstruksi bertindak mewakili Dinas Bina Marga dan PT Jaya Konstruksi sebagai tergugat dalam perkara perdata No 509/PDt.G/2017/PN.JKT.PST tanggal 17 Oktober 2017.

“Atas diterbitkannya surat kuasa dari Dinas Bina Marga dan PT Jaya Konstruksi kepada Kejati DKI Jakarta, untuk selanjutnya JPN berhak untuk menghadap ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mewakili pihak tergugat untuk selanjutnya mengikuti proses persidangan perdata,” kata Nirwan.

Dia menjelaskan yang menjadi dasar gugatan adalah adanya kegiatan pembangunan underpass koridor yang menghubungkan antara Jalan Proklamasi dan Jalan Matraman Raya dengan Jalan Pramuka Raya, memberikan dampak pada turunnya omzet penjualan bahan bakar UD Nina Usman dari bulan Juli hingga September 2017.

“Dalam gugatannya juga memohon untuk menghukum tergugat untuk mengganti kerugian sebesar Rp 8 miliar,” tandas dia.

You might also like More from author