KPK Bersiaga Menghadapi Manuver Setya Novanto

0

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) bersiap menghadapi perlawanan Setya Novanto setelah kembali menetapkan Ketua DPR itu sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan lembaga antirasuah telah mempelajari dan menjalankan proses hukum dengan cermat untuk mengantisipasi gugatan balik Setya Novanto.

Menurut Saut, KPK membuka lagi penyidikan atas nama Setya Novanto dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti yang relevan. “Kami punya bukti kuat. Kami telah menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) pada 31 Oktober lalu,” kata Saut.

Komisi antikorupsi menduga Setya terlibat dalam kasus korupsi proyek e-KTP senilai Rp 5,84 triliun yang merugikan negara Rp2,3 triliun tersebut. Pada Juli lalu, Setya Novanto tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Tapi Setya melawan dengan mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim tunggal Cepi Iskandar mengabulkan gugatan Setya dan menganulir status tersangka Setya pada sidang 29 Juli lalu. Tapi KPK tak menyerah. Penyidik memanggil Setya sebagai saksi pada 13 dan 18 Oktober lalu. Setya mangkir dengan alasan sedang berdinas sebagai Ketua DPR. Kuasa hukum Setya juga berdalih KPK tak memiliki izin tertulis Presiden. Pada 3 November lalu, KPK mengirim surat perintah penyidikan baru untuk Setya ke rumahnya, di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, melaporkan komisioner KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang ke Bareskrim Polri karena menerbitkan sprindik baru untuk kliennya

You might also like More from author