Tatapan Lesu Gadis Kecil Alisa Di Pembaringan

0

Nasib malang harus dirasakan Alisa Putri Salsabila (9), bocah asal Kompleks Cilame Indah, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak seperti anak-anak lain. Di usianya yang masih belia itu dia harus menghadapi cobaan hidup yang teramat berat dan belum tentu setiap orang tegar menghadapinya.

Terlahir dengan kondisi normal dan sehat, keluarga tidak menyangka jika dalam perkembangannya kemudian Alisa Putri Salsabila harus mengalami kelumpuhan. Hal itu diawali saat usianya menginjak dua tahun dimana Alisa kecil mengalami sakit demam yang sangat tinggi.

Dia sempat mendapat perawatan di salah satu rumah sakit. Namun setelah itu justru dia tidak bisa berdiri dan menjadi lumpuh. Sekarang selain kakinya, tangannya pun tidak bisa bergerak secara normal.

Bahkan kini Alisa pun sudah tidak bisa berbicara dan hanya mampu mengekspresikan segala sesuatunya melalui tatapan matanya yang sayu. Kini kesehariannya hanya dilalui dengan berbaring di tempat tidur.

Penderitaan itu semakin bertambah karena selama ini dia hanya diurus oleh buyutnya seorang diri yang bernama Ningrum (72). Sehari-hari Ningrum hanya mengandalkan penghasilan dari gaji pensiunnya.

Sementara ibunya yang sudah bercerai dari sang ayah, kini sudah meninggal dunia. Melihat kondisi itu jajaran Polres Cimahi, Kodim 0609 Kabupaten Bandung, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung, bersama-sama memberikan bantuan dengan mendatangi kediaman Putri Salsabila, belum lama ini.

Bantuan yang diberikan langsung oleh Dandim 0609 Kabupaten Bandung Letnan Kolonel Arh. A. Andre Wira Kurniawan, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, dan Vice Presiden PT KAI Daop 2 Bandung Saridal berupa santunan uang, satu unit kursi roda, sembako, dan bantuan lainnya.

You might also like More from author