Tegas dan Berani

Saat Ini Kolektor Timah ‘Pemain’ Besar Di Pangkalpinang “Tiarap”

Gudang Timah Milik Ale Dalam Keadaan Sepi (Romli Muktar)
0

Forumkeadilan.com, Pangkalpinang -Sejak banyaknya pemberitaan di media cetak maupun online terkait maraknya kolektor timah ilegal di Kota Pangkalpinang yang  belum ditertibkan aparat kepolisian. Belakangan ini sejumlah kolektor timah “pemain” besar seperti Ale yang lokasinya tak jauh dari markas Polda Kep. Babel persisnya di Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan dan  Apuk Desa Benteng (Sampur)  serta Aen di Pangkalbalam  tidak lagi beraktifitas alias “tiarap”.

Dalam pantauan Forum, Kamis (21/12/2017) sudah tidak terlihat lagi aktifitas di gudang milik ketiga kolektor tersebut. Biasanya aktifitas pencucian dan penggorengan pasir timah di gudang masing-masing kolektor hampir setiap hari. Bahkan, sejumlah pegawai yang biasanya stand by juga tidak  kelihatan.

Pantauan dimulai dari gudang milik kolektor timah bernama Aen di Pangkalbalam yang biasa tertutup sangat rapat kini dalam kondisi terbuka tanpa ada aktifitas seperti biasa.

Demikian juga dengan gudang milik Ale dan Apuk yang biasanya ngepul asap penggorengan timah juga tidak terlihat beraktifitas. Para penambang atau pengepul pasir timah yang biasa datang untuk mencairkan dana juga tidak terlihat di kantor milik Ale yang berlantai dua.

Kapolda Babel Brigjen Pol Drs Syaiful Zachri MM melalui Kabid Humas AKBP Abdul Mun’im saat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Dia mengatakan apapaun informasi terkait ilegal mining dan juga kolektor timah ilegal silahkan secepat mungkin dilaporkan ke kepolisian.

“Sebab Polda Kep. Babel dan Polres Jajarannya selalu menindak lanjuti setiap adanya aduan masyarakat terkait giat tambang ilegal,” ungkap Mun’im kepada Forum via pesan elektronik WA Mesenger, Jum’at (22/12/2017).

Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Mun’im (Romli Muktar)

Disinggung soal Jack kolektor timah ‘pemain’ besar yang sempat diberitaan di beberapa media cetak maupun media online apakah juga sudah dilakukan penertiban. Perwira berpangkat melati dua ini menegaskan kalau setiap ada giat Iegal Miniing, masyarakat hendaknya mengadukan ke Kepolisian setempat.

“Karena jika ditemukan bukti adanya giat Ilegal Mining, tentu Aparat akan menindak,” janjinya. Juga ditambahkan Abdul Mun’im, kalau masyarakat masih mengetahui adanya giat tambang ilegal, baik di daratan maupun di perairan silahkan infokan ke kepolisian setempat.

“Atau bisa juga melalui medsos Humas Polda Babel, baik facebook maupun instagram atau juga boleh ke saya,” tegas Mun’im.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Babel, Ir Suranto sempat menegaskan kalau seluruh kolektor timah yang ada di Provinsi Bangka Belitung adalah ilegal.

“Tidak ada yang namanya izin kolektor. Yang ada izin menambang, mengangkut dan menjual. Kalau kolektor sendiri tidak ada dasarnya mendapatkan izin baik dari siapapun kecuali PT Timah sendiri yang punya IUP. Apalagi kami selaku Distamben Babel tidak pernah mengeluarkan izin buat kolektor,” ujar Suranto kepada sejumlah wartawan di kantornya beberapa waktu lalu. (Romli Muhtar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.