Kejari Pangkalpinang Ungkap Kasus Korupsi di tubuh PT Pertamina Depo Pangkal Balam

0

Forumkeadilan.com. Pangkalpinang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang, berhasil mengungkap perbuatan tindak pidana korupsi pada badan usaha milik negara (BUMN) PT Pertamina Depo Pangkalbalam dengan menahan salah satu tersangka, yakni Kurniadi mantan pegawai outsoucing Depo Pertamina Pangkalbalam bidang Finance, Kamis(24/8/2017).

Menurut Kasi Intel Kejari Pangkalpinang, Hendi Arifin perbuatan tipikor yang diungkap pihaknya di PT Pertamina Depo Pangkalbalam Pangkalpinang ini mengakibatkan kerugian negara ditaksir mencapai milyaran rupiah.

“Sementara Kurniadi dulu yang ditahan karena sudah menjalani pemeriksaan intensif. Segala bukti atas keterlibatannya dalam pusaran korupsi sudah kita pegang. Bahkan sudah ada barang bukti aliran uang juga sudah ditahan. Yang lainya masih menyusul minggu depan,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Hendi Arifin, Kamis (24/8/2017) usai penahanan.

Diterangkan Hendi, hasil penyidikan sementara yang diperoleh, uang senilai Rp 4,9 milyar dari korupsi saat ini diklaim penuh dinikmati seorang diri oleh Kurniadi. Uang korupsi sebesar itu dinikmati dari tahun 2011 hingga 2016 dengan cara berlibur sembari berpesta pora di setiap akhir pekan di mancanegara. Mulai dari Singapura, China, Macau sampai Eropa.

“Dari hasil perhitungan sementara oleh penyidik kerugian negara yang diakibatkan oleh pembelian tiket pesawat fiktif ini ditaksir sekitar 4,9 Milyar Rupiah. Uang korupsi sebesar itu dinikmati sendiri oleh si Kurniadi dari tahun 2011 hingga 2016 dengan cara berlibur ke mancanegara di setiap akhir pekan untuk pesta pora. Mulai dari Singapura, China, Macau sampai Eropa,” ungkap Hendi.

Hendi tambahkan, modus tersangka dalam melakukan aksinya dengan cara melakukan transaksi pembelian tiket pesawat fiktif dan fendor fiktif dengan menggunakan akses user code ysng diberikan oleh atasannya.
” Jadi segala aktivitas yang dilakukan tersangka untuk melancarkan kerjanya mengunakan akses user code yang diberikan oleh atasanya. Dan berdasarkan keterangan pelaku hal ini sudah berlangsung sejak oktober 2011 sampai dengan juni 2016,” imbuhnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Hendi Arifin (Romli Mukatar/FORUM)

Terkuaknya Kurniadi sebagai pelaku utama dalam kasus korupsi di PT Pertamina Depo Pangkalbalam Pangkalpinang ini cukup ironis. Lantaran Kurniadi hanya seorang karyawan outsourcing di bagian finance yang dikontrak sekitar 5 tahun. Namun anehnya, meski bukan karyawan tetap Pertamina, namun ia justru memiliki peran strategis sampai terjadinya korupsi yang ditaksir akan mencapai kurang lebih Rp7 milyar. Atasanya saat itu, Saharudin (Kepala Finance) memberikan keistimewaan kepada Kurniadi untuk memegang account pada divisi finance, teknik, pemasaran dan HRD.

Bahkan kabarnya hasil plesiran Kurniadi ini sempat memberikan sebuah jam tangan mewah kepada Kepala PT Pertamina Depo Pangkalbalam. Tidak hanya itu, lelaki lajang berusia 31 tahun yang tinggal di Pangkalpinang itu, ternyata selain berfoya-foya ke manca negara dia juga berjaya membangun rumah pribadi dan orang tua yang besar dan megah di Opas Pangkalpinang.

Sementara itu, mantan atasan langsung Kurniadi yakni Saharudin tampaknya juga akan mengalami nasib yang sama dengan mantan anak buahnya. Pasalnya, selaku pejabat Pertamina yang memiliki peran yang besar terutama dalam pemberian password kepada Kurniadi yang sampai bebas mengakses semua anggaran. Dia juga yang paling bertanggung jawab dan paling tahu atas hasil kerja dari Kurniadi yang hanya sebatas karyawan kontrak.

“Dalam pemeriksaan Saharudin merasa tetap tak bersalah dalam kasus ini. Dia bilang waktu itu sampai memberikan kunci untuk akses keuangan kepada tersangka karena saking banyaknya kerjaan. Tetapi mana mungkin sampai dia bisa lolos tanggung jawab kalau kebobolan keuangan mereka sudah sejak 2011 hingga 2016,” ungkap Hendi saat disinggung peran Saharudin selaku atasan Kurniadi.

Saharudin saat ini masih menikmati jabatan strategis di tubuh BUMN paling basah itu. Yaitu jabatan yang diperolehnya adalah sebagai kepala Depo Pertamina di Lampung.

Dari informasi yang dihimpun, Saharudin memiliki Rumah di kawasan kota Pangkalpinang yang sangat besar disertai dengan halaman yang luas. Dia juga memiliki bidang tanah yang luas tak jauh dari tempat tinggalnya.

Romli Muktar/FORUM

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.